HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

2.500 Militan ISIS Diklaim Telah Dibunuh Koalisi AS

4

HARIANACEH.co.id – Koalisi global pimpinan Amerika Serikat (AS) yang telah melancarkan serangan udara terhadap Islamic State (ISIS) di Irak dan Suriah, telah membunuh sekitar 2,500 anggota kelompok militan tersebut sebulan lalu.

Klaim dilontarkan Kolonel Steve Warren, juru bicara koalisi AS di Baghdad, Irak, Rabu (6/1/2015).

Selama ini Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon jarang mengeluarkan angka kematian. Namun data terbaru dikeluarkan untuk memperlihatkan bahwa ISIS sedang tertekan dan mengalami banyak kerugian, termasuk kekalahan di Ramadi sepekan lalu.

“Pada Desember, kami mengestimasi sekitar 2,500 militan tewas dalam serangan udara koalisi di Irak dan Suriah,” ujar Warren, seperti dilansir AFP.

Sejak koalisi memulai serangan udara pada Agustus 2014, ISIS telah kehilangan area seluas 22 ribu kilometer per segi — atau sekitar 40 persen — dari yang pernah dikuasainya di Irak, dan sekitar 10 persen dari lahan kekuasaannya di Suriah.

“Kami yakin ISIL sekarang dalam posisi bertahan,” kata Warren, menggunakan akronim lain dari ISIS.

“Mungkin pada Mei lalu mereka telah mencapai titik puncak operasi penyerangan mereka. Sejak saat ini, mereka telah kehilangan banyak wilayah,” tambah dia.

Meski Ramadi telah direbut, Warren mengatakan masih ada beberapa kelompok militan ISIS di sana. Ia menyebut pasukan Irak telah berhasil membunuh 60 militan ISIS di Ramadi dalam 24 jam terakhir.

Tahun lalu AS mengestimasi ada sekitar 20 ribu hingga 30 ribu anggota ISIS yang beroperasi di Irak dan Suriah.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat