HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kuburan Termahal di Dunia Cuma Milik Khumaini

6

HARIANACEH.co.id —  Dikutip dari portal berita Al Arabiya, sebuah liputan kompleks kuburan Imam Syi’ah Ayatullah Khumaini yang disebut-sebut sebagai kuburan termahal di dunia.

Berikut petikannya:

Tatkala pendiri negara republik Iran Ayatullah Khumaini kembali ke Teheran dari tempat pengasingannya di Paris pada tahun 1979 dan revolusi telah berhasil menggulingkan rezim Syah Muhammad Reza Fahlevi, kaum proletar (lemah) menaruh harapan besar kepada Republik Wilayatul Faqih ini untuk menjamin keadilan sosial dan ekonomi, selain kebebasan dan persamaan derajat kepada negeri yang memiliki suku dan budaya beragam ini.

Di awal-awal pemerintahannya, Khumaini mengatakan, “Aku hanyalah penuntut ilmu agama.” Seraya menekankan, “Sungguh aku mengutamakan sehelai rambut penduduk miskin dari seluruh para penghuni istana.”

Hampir dalam setiap pidatonya, ia membela kaum lemah dari orang-orang yang sombong. Ia juga menjanjikan kemudahan distribusi air, listrik, dan transportasi gratis.

Ironisnya, hari ini biaya pembangunan kuburan Khumaini melebihi seluruh tokoh dunia seperti dirinya. Hal ini sangat kontras dengan realita kian bertambahnya penduduk Iran yang hidup dalam garis kemiskinan akibat persaingan yang tidak seimbang dengan para penguasa yang kaya raya. Menurut informasi, penduduk yang hidup dalam garis kemiskinan telah mencapai  15 juta jiwa. Bahkan menurut sumber yang lain telah mencapai 75 juta jiwa.

1 Milyar Dollar dalam Dua Tahun Pertama

Sebuah sumber menyebutkan bahwa pembangunan kuburan dan kantor-kantor dakwah dan keagamaan yang mengikutinya pada dua tahun pertama wafatnya Khumaini (tahun 1989) telah menelan biaya 1 milyar dollar.

Namun sejak 24 tahun silam, tidak ada laporan resmi terkait dengan anggaran biaya pembangunan ini. Yayasan “Jihad al Bina” yang didirikan paska revolusi untuk mengayomi kaum lemah dan mengontrol berjalannya revolusi Iran, lembaga ekonomi terbesar di Iran ini telah merubah kuburan menjadi tempat wisata agama dilengkapi pusat-pusat perbelanjaan, hotel-hotel megah bintang lima, ruang-ruang pertemuan dan toko-toko yang mengelilingi kuburan raksasa yang dihiasi oleh menara-menara megah, kubah berlapis emas dan dinding-dinding bertabur mozaik Iran.

Komplek ini disebut “tanah suci Imam Khumaini.” Atau sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang, “Imam kaum lemah.” Surat kabar “Ithlaat” menyebutkan pada tahun 1992 bahwa luas atap tempat tidur dan musholla Imam Khumaini di dalam kubur mencapai 600.000 meter persegi, panjangnya 1 km dan lebarnya setengah km lebih. Bangunan ini mengalahkan seluruh bangunan keagamaan yang ada di dunia ini, baik yang dimiliki oleh Islam, Kristen, Yahudi dan agama-agama lain.

Anti Gempa

Propinsi Teheran termasuk wilayah rawan gempa. Oleh karena itu, kuburan Khumaini ini telah didesain mampu bertahan menghadapi guncangan gempa bumi sebesar 10 skala richter. Struktur baja yang menyangga kubah dilapisi emas seberat 340 ton dan penutupnya sekitar 50 ton.

Ada lagi empat menara yang dilapisi emas, dengan panjang masing-masingnya 91 meter mengelilingi kubah. Ruang kuburan memiliki lima pintu utama, sehingga luas ruangannya 15.000 meter persegi. Dalam seluruh bangunan itu, ada sebuah ruang eksibisi yang disebut “Syahr Aftab”, atau kota matahari yang pembangunannya menelan biaya 800 milyar toman Iran. Pembangunannya telah rampung di masa pemerintahan Mahmud Ahmadi Nejad.

Tempat eksebisi nasional pun telah dipindahkan kesana. Belum lagi rumah sakit, hotel, mall, pertokoan dan ruang pertemuan. Nampaknya, ada rencana untuk merubahnya menjadi kota emas seperti kota-kota bersejarah dalam agama syi’ah, seperti Qum, Karbala, Najaf dan yang lainnya. Athoullah Amidwar yang telah menemani Khumaini ketika di Paris berkata, “Dari kunjungan saya ke komplek museum itu, saya meyakini bahwa biaya untuk membangunnya sangat besar, mereka telah menggelontorkan uang yang sangat banyak untuknya.”

Berikut Gambar Visual yang diperoleh HARIANACEH.co.id dari berbagai Sumber:

loading...