HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

PLN dan Pertamina Ditegur Menteri BUMN

4

HARIANACEH.co.id – Pemerintah dalam hal ini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno telah menegur kedua perusahaan pelat merah yakni PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) terkait kecocokan harga uap untuk memasok kebutuhan PLTP Kamojang.

“Iya, tadi juga ibu Menteri juga tegur, lain kali dalam proses koordinasi tidak ada lagi namanya (kisruh). Jangan dibuat pertarungan di luar,” kata Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Menurutnya, koordinasi ini sebelumnya tak sampai ke level menteri dan masih di level deputi.  Ia juga mengungkapkan, kejadian ini baru terjadi di akhir tahun lalu. Sehingga baru 5 Januari 2016 lalu dirinya memanggil anak usaha Pertamina yakni Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk dilakukan verifikasi.

“Karena ini kan kejadiannya baru akhir tahun, deputi itu kan bukan tukang sulap, awal Januari saya baru tanggal 5 ini, baru panggil PGE, verifikasi dan segala macamnya, masa saya harus langsung ambil keputusan. Tapi karena karena ekskalasi jadi ada fungsinya juga sih media. Jadi langsung cepat. Tapi ya seharusnya tidak seperti ini,” jelas dia.

Edwin juga mengatakan, pembahasan polemik ini sudah diaudit oleh BPKP. Berdasarkan audit tersebut lah dapat diketahui harga uap dan biasa proses konversi uap ke listrik itu berapa besar. Karena harga uap itu bukan hanya replacement terhadap pembiayaan yang dikeluarkan, tapi juga mengenai investasi.

“Sudah ada audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk Kamojang lima, jadi berdasarkan audit BPKP, kemudian harga uap dan ada costdari proccessing uap ke listrik, jadinya kita bisa lihat harga uap yang wajar itu berapa,” ucap dia.

Kemudian, lanjut Edwin, saat ini kedua belah pihak sudah sepakat mengengenai harga uap untuk PLTP Kamojang.

“Sekarang kedua belah pihak sudah sepakat. Jangan tanya soal harga wajarnya, yang penting sepakat. Mereka akan buat pernyataan sendiri,” tutup dia.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time