HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Akbar Tandjung Tak Ikhlas Golkar Bubar Jika Mengingat Sejarah

8

HARIANACEH.co.id – Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung tak mau perjuangan pendiri partai sia-sia akibat konflik berkepanjangan. Apabila konflik tak kunjung usai, Partai Golkar akan berada di daftar partai papan bawah.

“Apa kita ikhlas? Apalagi kami yang merasakan (perjuangan) Golkar dari awal,” kata Akbar di Akbar Tandjung Institute, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

Situasi berat, tambah mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar ini, sangat terasa ketika rezim orde baru tumbang. Ini pula yang membuat Akbar tak mau Golkar musnah.

Perjuangan berat itu berhasil dilalui bahkan Golkar menjadi partai pemenang pada 2004. Hal itu, kata Akbar, membuat kaget pemerhati politik Indonesia maupun dunia. Sebab, di luar negeri, partai pembela suatu rezim baru bisa bangkit dalam waktu puluhan tahun.

“Satu-satunya parpol yang mendukung rezim, ketika rezimnya jatuh, dalam waktu lima tahun bangkit, satu-satunya di dunia di Republik Indonesia! Partai Golkar! Tentu kita tidak mau partai kita mengalami penurunan,” terang Akbar.

Akbar mengaku senang para pemuda Partai Golkar mendatangi dan memintanya mencari solusi. Golkar, tegasnya, harus bisa meraih kembali posisi politik terbaik di negeri ini. “Itulah obsesi kita,” tambah dia.

Cita-cita para senior, diakui Akbar, sama dengan mereka yang masih memiliki semangat dan tenaga membangun Golkar.

Kader muda maupun senior Golkar menyambangi Akbar Tandjung Institute, Kamis, 7 Januari. Beberapa di antaranya Hafidz Zawawi, Indra Bambang Utoyo, Priyo Budi, Agun Gunanjar.

Mereka yang datang merupakan orang-orang dari kubu Aburizal Bakrie maupun Agung Laksono. Mereka menyampaikan kekecewaan atas konflik sekaligus memohon Akbar bersama senior lainnya segera duduk bersama mencari jalan keluar.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat