HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Platini Menarik Diri dari Pemilu Presiden FIFA Setelah Disanksi 8 Tahun

2

HARIANACEH.co.id – Michel Platini akhirnya menarik diri dari proses pemilihan Presiden FIFA 2016. Putusan itu ia buat setelah dinyatakan bersalah atas kasus suap yang melibatkan eks Presiden FIFA, Sepp Blatter pada 2011.

Gara-gara perbuatan tercelat itu, Platini diberi hukuman berat oleh Komite Etik FIFA berupa tak boleh terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola internasional selama delapan tahun. Denda ribuan euro juga harus diterima oleh mantan legenda timnas Prancis tersebut.

“Saya tidak bisa melanjutkan proses pemilihan ini. Saya memutuskan undur diri sebagai calon Presiden,” tegas Platini kepada L’Equipe.

“Saya tidak punya waktu untuk bertemu dengan para pemilih, publik, serta bertarung dengan kandidat lain. Saya mundur agar bisa membersihkan nama saya usai menerima hukuman berat,” tambah Platini.

Blatter serta Platini awalnya memutuskan untuk maju dalam proses pemilu Presiden FIFA 2016. Namun ketika berusaha menyiapkan perangkat kampanye, keduanya mendapat pukulan telak berupa hukuman dari Komite Etik.

“Bagaimana mungkin saya bisa memenangkan pemilu ketika saya tidak diperbolehkan untuk kampanye. Situasi ini mempertegas niat saya untuk mundur dari proses pencalonan,” tegas Platini.

Kasus suap dan korupsi di FIFA diendus oleh kepolisian federal Amerika Serikat (FBI) jelang Kongres FIFA pada Juni 2015. Setelah merasa punya cukup bukti, FBI akhirnya menangkap sembilan pejabat teras FIFA ketika itu. Seiring berjalan waktu, nama Blatter dan Platini terseret ke dalam dua kasus kejahatan berat di sepak bola internasional itu.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat