HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Propaganda Korea Selatan Menurut Korut Bisa Picu Peperangan

6

HARIANACEH.co.id – Korea Selatan (Korsel) terus menyiarkan propaganda anti-Pemerintah Korea Utara (Korut). Pihak Korut mengatakan propaganda semacam ini bisa memicu terjadinya perang.

Propaganda yang dilakukan oleh Korsel dilakukan setelah Korut mengklaim sukses melaksanakan uji coba bom hidrogen pada Rabu 6 Januari lalu. Terakhir kali Korsel menyiarkan propaganda dengan pengeras suara raksasa pada Agustus 2015, memicu baku tembak artileri antara kedua negara.

“Iri dengan kesuksesan uji coba bom hidrogen pertama kali, Amerika Serikat (AS) dan pengikutnya (Korsel) terus menggiring keadaan ke dalam situasi perang,” ujar Kepala Departemen Propaganda Partai Pekerja Korut Kim Ki Nam, kepada kantor berita KCNA, yang dikutip Reuters, Sabtu (9/1/2016).

“Mereka memicu perang dengan kembali melakukan siaran psikologi dan membawa pesawat pengebom strategis,” lanjutnya.

Media nasional Korut memperlihatkan foto aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh ribuan warga Korut di Pyongyang. Mereka memuji pemimpinnya, Kim Jong-Un yang merayakan hari ulang tahun pada 8 Januari.

Sementara komentar dari Kim Ki Nam, merupakan ucapan resmi pertama terkait propaganda yang dilakukan Korsel. Negeri Gingseng dilaporkan menempatkan pengeras suara raksasa di 11 lokasi berbeda di wilayah perbatasan kedua negara.

Isi dari propaganda itu lebih banyak berupa kritikan keras terhadap Pemerintah Korut yang disertai alunan musik K-pop. Namun Korut juga membalasnya dengan siaran propaganda mereka sendiri.

loading...