HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Perdagangan Sore, Rupiah Cuma Menguat Tipis

2

HARIANACEH.co.id – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore di awal pekan ini terpantau menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan pada pagi tadi. Pada perdagangan penutupan di sore ini nilai tukar rupiah masih bertahan di level Rp13.600 per USD.

Mengutip Bloomberg, Senin 1 Februari, nilai tukar rupiah terhadap USD berada di posisi Rp13.633 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.625 per USD. Sementara itu, menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.699 per USD.

Sementara itu, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada‎ menilai, pergerakan USD terlihat masih melanjutkan pelemahannya terhadap beberapa mata uang dunia. Pelemahan ini terjadi seiring sentimen minyak dunia yang terus melanjutkan penguatannya.

“Pelaku pasar terlihat kembali melakukan aksi jual terhadap USD seiring harga minyak yang kembali menguat. Investor pun terlihat melakukan hedging guna menyeimbangkan portofolionya di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pasti,” ‎kata Reza, dalam keterangan risetnya.

Selain itu, tambah Reza, terkait pernyataan The Fed yang masih menyampaikan pandangan ketidakpastian terhadap perekonomian global pun memicu USD masih melemah. Meski tingkat GDP Amerika Serikat (AS) yang kembali menunjukkan pertumbuhan, tapi keadaan tersebut masih dianggap belum cukup untuk menopang penguatan USD.

Sebelumnya sudah disampaikan, gerak rupiah jelang akhir pekan cenderung bergerak melemah di tengah pelemahan laju USD terhadap mata uang lainnya sejalan masih tetapnya Fed rate. Reza mengharapkan, jika terjadi pelemahan maka dapat lebih terbatas agar tidak membentuk tren pelemahan lebih dalam.

“Tetap cermati sentimen yang ada terhadap rupiah. Rupiah semakin optimistis untuk menguat. Level support pada Rp13.700 per USD, dan resisten Rp13.650 per USD,” tutup Reza.

loading...