HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Sosmed Beredar SK Agen BIN, TB Hasanuddin: “Inilah Suramnya Wajah Intel Kita”

5

HARIANACEH.co.id – Surat Keputusan (SK) pengangkatan Banyu Biru sebagai agen intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) beredar di media sosial Path dan Facebook. Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, TB Hasanuddin menilai, beredarnya SK itu menambah suram wajah intelijen di Indonesia. Selain itu, postingan tersebut bisa memancing kelompok teroris terutama untuk melakukan mapping (pemetaan).

“Inilah suramnya wajah intel kita. Di saat bangsa ini sedang membutuhkan aparat intelijen yang tangguh, profesional, dan berdedikasi tinggi dalam rangka menghadapi gerakan teroris yang semakin masif dan brutal,” ujar Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/02/2016).

Sejatinya, lanjut TB Hasanuddin, agen intelijen harus menutup identitasnya dalam menjalankan tugas. Pasalnya, selain sudah tersumpah, dengan terbukanya identitas sebagai agen intelijen, maka hal itu bisa mengancam keselamatan yang bersangkutan.

“Tapi kita malah disuguhi aparat intel yang kolokan, membuka identitas dirinya ke publik bahwa dia adalah agen intelijen. Dia tidak sadar, perbuatannya itu dapat membahayakan dirinya, dan telah melanggar kode etik serta sumpah intelijen,” sesal mantan Kepala Staf Garnisun Wilayah DKI Jakarta ini.

Hasanuddin mengatakan, peredaran SK pengangkatan agen intelijen menjadi tanggung jawab Kepala BIN. Sebab, sebelum yang bersangkutan diberi SK, sudah seharusnya para agen ini diberi penataran, kursus, pengetahuan dasar soal keintelijenan, prosedur kerja, cara berkomunikasi dan kode etik intelijen.

“Setelah semuanya dilalui dengan baik, baru kemudian dilakukan penyumpahan dan terakhir baru diberi SK,” kata mantan Sekretaris Militer ini.

Mendengar berita ini, para komunitas intelijen pun, lanjut Hasanuddin, sangat menyesalkan mengapa kasus ini bisa terjadi. Dia juga menyarankan segera susun dan perkuat personel-personel BIN agar mampu melaksanakan tugas lebih baik lagi.

“Isi BIN dengan aparat intelijen profesional, tangguh dan berdedikasi tinggi demi bangsa dan negara,” kata purnawirawan Jenderal TNI AD bintang dua ini.

Sebagaimana diketahui, Kepala BIN Sutiyoso telah membentuk Dewan Informasi Strategis & Kebijakan (DISK) BIN (31/12/2015) sebagai upaya mengoptimalkan peran BIN di bidang Ipoleksosbudhankam demi melindungi dan menjaga keutuhan NKRI.

Namun, kebijakan Sutiyoso dinodai salah seorang anggota DISK BIN yang menyebarluaskan SK pengangkatannya di akun media sosial Path.

Adalah Banyu Biru, putra sutradara dan politisi terkenal Eros Djarot, yang menyebarkan SK pengangkatannya sebagai Anggota Bidang Politik DISK BIN dari Kepala BIN Sutiyoso di akun Path-nya, Banyu Biru Djarot.

loading...