HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Diduga Sianida untuk Mirna Berupa Serbuk

13

HARIANACEH.co.id – Misteri sianida dalam kopi Wayan Mirna Salihin belum diketahui berbentuk apa. Tapi, keberadaan sianida dalam kopi tak bisa dibantah setelah diteliti tim Pusat Laboratorium Forensik Polri.

Toksikolog Universitas Indonesia Budiawan meyakini, sianida yang digunakan buat meracun Mirna berbentuk serbuk. Paket serbuk lebih mudah dibawa pembunuh dan tak menimbulkan kecurigaan.

“Sianida dalam bentuk cair sulit dalam pengemasan, harus dikemas khusus dan aroma sianida cair itu menyengat,” kata Budiawan, Senin (1/2/2016).

Dengan kemasan serbuk tersebut, kata Budi, pembunuh cukup mengaduk racun dengan kopi yang akan dinikmati. Diketahui dari hasil uji laboratorium Puslabfor Polri, ada 15 gram kadar sianida dalam kopi yang diseruput Mirna.

Hal itu, kata Budi, sangat mungkin dilakukan dengan mempercepat pengadukan. Sebab, sianida adalah senyawa yang mudah larut seperti garam. Senyawa kimia tersebut pun tak mengubah warna kopi yang hitam pekat.

“Berat jenisnya hampir sama dengan garam dan mudah larut, apalagi dalam air panas. Serbuk seberat itu pelaku pasti perlu upaya lebih mempercepat proses pelarutannya,” jelas Budi.

Dugaan Edi berkelindan dengan temuan polisi. Dalam rekaman kamera CCTV terungkap, Jessica dua kali memindahkan posisi gelas kopi dari posisi awal yang diletakkan pramusaji. Gelas dipindahkan ke arahnya, lalu dikembalikan ke arah kursi tempat Mirna akan duduk.

Rekonstruksi kasus Mirna
Rekonstruksi kasus Mirna. (Istimewa)

Saat memindah-mindakan itu, tas kertas milik Jessica menghalangi gerak CCTV memantau gerak lengan teman Mirna itu di gelas kopi. Tak berselang lama, Mirna datang. Sejurus kemudian, Mirna sempat berujar bau kopi yang dipesankan sejawatnya itu tak sedap. Bau tersebut diduga berasal dari bau sianida. Tak butuh waktu lama, usai menyeruput, Mirna pun semaput lalu kejang-kejang.

Saat semaput, Hanie Juwita Boon yang juga datang dalam pertemuan Mirna dan Jessica, tampak panik berusaha menolong dan menghubungi Arief Soemarko, suami Mirna. Sebaliknya, Jessica mundur beberapa langkah dan mengamati situasi.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat