HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Rupiah Diprediksi Akan Menguat di Rp13.700/USD

3

HARIANACEH.co.id – Pergerakan mata uang Paman Sam, dolar Amerika Serikat (USD) terlihat masih melanjutkan pelemahannya terhadap beberapa mata uang dunia. Pelemahan ini terjadi seiring sentimen minyak dunia yang terus melanjutkan penguatannya.

“Pelaku pasar terlihat kembali melakukan aksi jual terhadap USD seiring harga minyak yang kembali menguat. Investor pun terlihat melakukan hedging guna menyeimbangkan portofolionya di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pasti,” ‎kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada‎, dalam keterangan risetnya, Senin (1/2/2016).

Reza mengatakan, terkait pernyataan The Fed yang masih menyampaikan pandangan ketidakpastian terhadap perekonomian global telah memicu USD melemah. Meski tingkat GDP Amerika Serikat (AS) yang kembali menunjukkan pertumbuhan, tapi keadaan tersebut masih dianggap belum cukup untuk menopang penguatan USD.

Dari dalam negeri, lanjut Reza, penguatan nilai tukar rupiah turut ditopang langkah Lembaga pemeringkat Moody’s Investors Service yang kembali mengafirmasi peringkat Indonesia pada level layak investasi (invesment grade).

“Pada sehari sebelumnya di mana Moody’s memberikan afirmasi sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa3/stable outlook,” jelas Reza.

Sebelumnya sudah disampaikan, gerak rupiah jelang akhir pekan cenderung bergerak melemah di tengah pelemahan laju USD terhadap mata uang lainnya seiring masih tetapnya Fed Rate. Reza mengharapkan, jika terjadi pelemahan maka dapat lebih terbatas agar tidak membentuk tren pelemahan lebih dalam.

“Tetap cermati sentimen yang ada terhadap rupiah. Rupiah semakin optimis untuk menguat. Level support pada Rp13.700 per USD, dan resisten Rp13.650 per USD,” tutup Reza.

loading...