HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Wanita di Perancis Dapat Pengampunan Jika Bunuh Suami Pelaku Kekerasan

14

HARIANACEH.co.id — Presiden Perancis Francois Hollande memberikan pengampunan pada Jacqueline Sauvage yang dihukum 10 tahun lantaran membunuh suaminya yang melakukan penyiksaan selama beberapa dekade. Pengumuman ini disampaikan kantor kepresidenan, Minggu, 31 Januari waktu setempat.

“Dalam menghadapi situasi kemanusiaan yang tidak biasa, presiden ingin Sauvage kembali pada keluarganya secepatnya,” kata presiden dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Senin (1/2/2016).

Kasus Sauvage, 68, menjadi perbincangan di Perancis. Tercatat, 400 ribu orang menandatangani petisi meminta Sauvage dibebaskan. Presiden Hollande diketahui bertemu dengan Sauvage, putrinya dan pengacara pada Jumat.

Sauvage menikah selama 47 tahun dengan Norbert Marot, seorang pelaku kekerasan dan alkoholik. Sauvage mengaku diperkosa dan dipukul oleh suaminya.

Tak hanya itu, Marot juga memukuli tiga putrinya dan menyiksa putranya. Pada 10 September 2012, sehari setelah putranya gantung diri, Sauvage menembak Marot tiga kali dengan senapan.

Pada Oktober 2014, dia terbukti bersalah atas tuduhan pembunuhan dan dipenjara selama 10 tahun. Hukuman Sauvage diperkuat setelah negara menolak banding yang diajukan yakni Sauvage membunuh untuk pembelaan diri.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat