HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Berat Badan Bertambah Justru Karena Makanan Rendah Lemak

5

HARIANACEH.co.id – Makanan rendah lemak dianggap sebagai alternatif tepat untuk menurunkan berat badan. Padahal, hasil penelitian menunjukan fakta sebaliknya.

David Ludwig, pakar nutrisi dari Harvard School of Public Health menemukan, makanan rendah lemak justru berpotensi meningkatkan berat badan.

Ludwig menganalisis 21 orang dewasa yang mengalami obesitas (kelebihan berat badan). Selama penelitian yang berlangsung selama 3 bulan, para responden dibagi menjadi 3 kelompok diet, yaitu rendah lemak dengan karbohidrat tinggi, karbohidrat rendah dengan tinggi lemak, dan jumlah yang seimbang antara lemak dengan karbohidrat.

Hasilnya, responden yang berada pada kategori diet rendah lemak membakar kalori lebih sedikit dalam sehari. Sebab, penurunan asupan lemak membuat metabolisme bekerja lambat, sehingga tubuh dipaksa untuk membakar 325 kalori lebih sedikit daripada dua diet lainnya.

“Batas total lemak merupakan konsep usang, hambatan untuk perubahan yang masuk akal untuk mempromosikan makanan rendah lemak justru berbahaya,” ujar Ludwig sebagaimana dilansir Youth Health Magazine, Selasa (2/2/2016).

Statistik obesitas di Amerika Serikat menunjukan angka yang semakin tinggi dan meresahkan. Sekiranya, lebih dari 30 persen orang dewasa mengalami obesitas parah. Sementara 60 persen lainnya mengalami kelebihan berat badan yang mengarah pada obesitas. Tak hanya itu, tingkat obesitas juga mengancam anak usia 2-19 tahun.

Angka obesitas tercatat meningkat dua kali lipat dalam 35 tahun terakhir. Pemicunya, disinyalir akibat banyaknya makanan bebas lemak yang beredar di pasaran.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat