HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Indonesia Belum Meratanya Keadilan Sosial

6

HARIANACEH.co.id – Persoalan keadilan sosial masih menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai. Realita ini kontradiktif dengan sila kelima yang berbunyi, “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Hal tersebut diucapkan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di hadapan Sekretaris Jenderal Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Subandriyo, di ruang kerja Ketua MPR, di Gedung Nusantara 3, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Faktanya, keadilan sosial masih kurang merata. Ini terlihat dari 0,2 persen orang saja yang menguasai 74 persen lahan. Sedangkan, 99,08 persen penduduk Indonesia lainnya menguasai lahan yang tersisa sekitar 26 persen.

“Ini jelas sebuah ketimpangan yang sangat besar dan tidak boleh terjadi di negara yang menganut keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan.

Zulkifli menegaskan, permasalahan ini jangan semuanya dilemparkan kepada Presiden. Karena tidak mungkin semua permasalahan dapat diselesaikan oleh Presiden seorang diri. Untuk itu, dia meminta KAHMI berperan aktif dalam membantu menyelesaikan permasalahan bangsa.

“Jangan sampai karena permasalahan tersebut orang jadi nekat melakukan aksi kriminal. Kalau orang sudah tidak ada rumah dan tidak ada tanah, tidak ada harapan sudah. Makanya, jadi begal,” ujar Zulkifli, mencontohkan.

Selain itu, Zulkifli juga meminta kepada organisasi sebesar KAHMI agar menghentikan pertikaian dengan HMI. Sebab, konflik dua organisasi tersebut membuatnya tersisihkan. Kalah dengan organisasi lain yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Mana KAHMI? Peran KAHMI di mana? KAHMI harus suarakan apa yang terjadi pada rakyat, karena keadilan sosial ini bukan soal suku. Ini soal keadilan. Rakyat tidak punya pekerjaan, tidak punya tanah, tidak ada harapan,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut KAHMI sekaligus menyampaikan rencana memperingati 50 tahun KAHMI. Ada banyak kegiatan yang akan dilaksanakan untuk memeriahkan ulang tahun emas pada 17 September 2016. Antara lain, diskusi dengan para mantan presiden, Rakornas KAHMI pada akhir Maret, serta pembuatan film dokumenter KAHMI.

loading...