HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Draf Revisi UU Terorisme Akan Diterima DPR Pekan Ini

3

HARIANACEH.co.id – Ketua DPR Ade Komarudin memastikan draf revisi Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme bakal diterima pekan ini dari pemerintah.

“Rencananya pekan ini (naskah) ke DPR. Kami sedang menunggu,” kata Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, revisi terorisme murni inisiatif pemerintah. Pemerintah beranggapan ada yang perlu diubah dari undang-undang ini.

“Ini inisiatif pemerintah,” ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 27 Januari 2016.

Pramono menjelaskan, poin perubahan dalam UU Nomor 15 Tahun 2003 itu dititikberatkan pada pencegahan dan deradikalisasi. Draf perubahan tersebut masih digodok Kemenhum HAM, Kemenkopolhukam, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, dan Polri untuk kemudian diserahkan ke DPR.

“Sedang dikaji menteri dan lembaga terkait,” ungkap dia.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan menyebut usulan revisi undang-undang terorisme merupakan hasil perundingan antara pemerintah dan pimpinan lembaga tinggi negara. Amandemen itu untuk memperjelas langkah pemerintah dalam menanggulangi terorisme.

“Semua. Ini hasil konsultasi pemerintah dengan pimpinan lembaga tinggi negara minggu lalu,” ungkap Luhut.

Adapun tujuh poin yang akan direvisi, pertama, jangka waktu penahanan ditambah enam bulan menjadi sepuluh bulan. Kedua, penuntutan dan pengusutan terorisme tak hanya kepada korporasi. Ketiga, perluasan tindak pidana terorisme, yaitu kegiatan menyiapkan, pemufakatan jahat, percobaan, pembantuan tindak pidana terorisme. Keempat, pencabutan paspor bagi warga negara atau organisasi-organisasi yang melakukan perbuatan teror.

Kelima, pengawasan terhadap pelaku teror selama enam bulan. Keenam, program deradikalisasi memberantas terorisme juga terus digenjot pemerintah. Program tersebut bertujuan untuk menetralisir paham radikal. Ketujuh, rehabilitasi yang bersifat holistik dan komprehensif bagi narapidana teroris.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time