HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

AS Belum Tentukan Respons Terkait Uji Coba Rudal Balistik Korut

1

HARIANACEH.co.id – Kongres Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Korea Utara (Korut), yang melakukan uji coba bom hidrogen bulan lalu. Namun belum dijelaskan secara rinci respons yang akan diarahkan terhadap Korut.

Meskipun AS dan kekuatan dunia lainnya telah mengritik tajam Korut yang melakukan uji coba nuklir keempat dan mengumumkan rencana untuk meluncurkan “satelit pengawas,” ada ketidaksepakatan atas langkah-langkah apa yang harus diambil untuk mengekang ambisi nuklir dan rudal balistik Pyongyang.

DPR AS meloloskan RUU yang dirancang untuk mempersulit Korut memperoleh mata uang yang dibutuhkan untuk program senjata nuklirnya. Sementara senat sedang mempertimbangkan tindakan untuk meningkatkan penalti AS terhadap Korea Utara.

Namun analis mengatakan, sanksi saja tidak menghasilkan perubahan. Khususnya untuk mengekang apa yang oleh negara-negara kuat dinilai sebagai tindakan provokatif Korut.

“Saya berpendapat tidak seorangpun dalam pemerintahan Amerika percaya bahwa sekedar penerapan sanksi keras akan mengubah perilaku Korea Utara,” kata pengamat kebijakan Asia Timur Jonathan Pollack,  dalam forum di Brookings Institution, Rabu 3 Februari, seperti dikutip VOA Indonesia, Kamis (4/2/2016).

Tetapi dia mengatakan, penalti bisa mengakibatkan Korea Utara harus membayar mahal atas tindakan yang telah dilakukannya.

Korea Utara kemungkinan semakin memperbesar kekhawatiran AS ketika mengumumkan Selasa 2 Februari, bahwa pihaknya akan meluncurkan ‘satelit observasi bumi’ antara 8 sampai 25 Februari.

Pemerintah Korea Utara mengatakan, memiliki kedaulatan untuk mengupayakan program ruang angkasa. Tapi AS dan kekuatan dunia lainnya khawatir peluncuran itu merupakan upaya Pyongyang untuk secara diam-diam memajukan program rudal balistik jarak jauh, sebuah langkah yang melanggar resolusi PBB.

loading...