HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Stasiun Radio ISIS Hancur Akibat Serangan Udara AS

1

HARIANACEH.co.id – Serangan udara Amerika Serikat (AS) menghancurkan sebuah stasiun radio yang dioperasikan kelompok militan Islamic State (ISIS) di wilayah terpencil di timyr Afghanistan.

Radio “suara khalifah” hancur terkena dua serangan udara AS, ucap seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya, Selasa (2/2/2016), seperti dikutip Associated Press.

Kolonel Mike Lawhorn, juru bicara misi AS-NATO di Afghanistan, mengatakan pasukannya telah melakukan dua “serangan udara anti-teroris” pada Senin malam di distrik Achin, provinsi Nangarhar, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Sebuah grup terafilasi ISIS muncul di Afghanistan dalam setahun terakhir. Stasiun radio “suara khalifah” pun muncul dan menyiarkan pesan propaganda di seantero Nangarhar, meminta para militan untuk bergabung dengan ISIS.

Juru bicara gubernur Nangarhar, Attaullah Khogyani, melaporkan serangan udara AS juga menewaskan 21 pendukung ISIS, termasuk lima yang bekerja di stasiun radio.

Stasiun radio yang hancur pertama kali berdiri pada akhir 2015, setelah terjadinya pertempuran dahsyat antara ISIS dengan Taliban. Meski ISIS dan Taliban sama-sama ingin menerapkan hukum syariah dalam versi ekstrem, keduanya tidak sejalan dalam masalah kepemimpinan dan strategi.

Taliban lebih fokus ke Afghanistan, sementara ISIS ingin memperluas pengaruhnya ke seluruh dunia.

Siaran radio adalah akses utama warga Afghanistan dalam mendapatkan informasi, karena sebagian besar dari mereka tidak memiliki televisi. Hanya 10 persen dari populasi di Afghanistan memiliki akses ke internet.

loading...