HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kasus Eks Pimpinan KPK Diminta Presiden Agar Segera Diselesaikan

5

HARIANACEH.co.id – Presiden Joko Widodo memerintahkan kasus yang membelit mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diselesaikan. Instruksi itu diberikan Presiden kepada Jaksa Agung Prasetyo dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Presiden menilai kasus yang membelit mantan pipinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, serta penyidik KPK Novel Baswedan terbengkalai.

“Seperti yang sudah dijelaskan, Presiden tegas meminta perkara ini harus segera selesai. Untuk AS dan BW, apakah nanti pendeponiran atau SKP2 (surat perintah penghentian penuntutan), itu nanti diserahkan ke Kejaksaan Agung,” kata Johan, Kamis (4/2/2015).

Abraham ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan dokumen, sementara Bambang disangka menyuruh saksi memberikan kesaksian palsu di sidang Mahkamah Konstitusi pada 2010.

Penetapan tersangka oleh Polri itu setelah KPK menetapkan Kapolri terpilih Budi Gunawan sebagai tersangka yang kemudian dibatalkan di praperadilan. Sementara itu, Novel disangka menganiaya pencuri sarang burung walet saat menjadi Kasatreskrim Polres Bengkulu pada 2004.

Kejaksaan bisa memilih opsi menarik berkas dakwaan. Jika kejaksaan memilih opsi lain, Presiden meminta langkah itu tidak melanggar kaidah hukum.

Kepada Presiden, kata Johan, Prasetyo meminta waktu untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait karena kasus Novel sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bengkulu.

“Perintah Presiden merupakan bukti komitmen pemerintah memperkuat pemberantasan korupsi, khususnya KPK,” katanya.

Jaksa Agung Muda Pidana Umum Noor Rachmad mengatakan, pihaknya sedang memproses penarikan perkara Novel dari PN Bengkulu. “Saya belum bisa berkomentar banyak. Tunggu nanti perkembangannya,” kata Rachmad.

loading...