HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

KPK Panggil RJ Lino Lagi

1

HARIANACEH.co.id – Mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino sempat selamat dari pemeriksaan sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat 29 Januari lalu. Namun, KPK memanggilnya kembali Jumat (5/2/2016) ini.

“Iya dijadwalkan diperiksa,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Kamis 4 Februari malam.

Surat panggilan diketahui dikirim KPK pada Senin 1 Februari kemarin. Lino pun menyatakan akan memenuhi panggilan Lembaga Antikorupsi.

“Pasti datang esok jam 10.00 WIB di KPK,” kata Lino usai menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Kamis sore.

‘Jumat Keramat’ pun kembali menghantui Lino. Tradisi ‘Jumat keramat’ bermula lantaran tersangka KPK yang diperiksa pada hari itu kerap ditahan penyidik. Hal itu dialami Nazaruddin Sjamsuddin, Angelina Sondakh, Miranda Goeltom, Ratu Atut Chosiyah hingga Anas Urbaningrum.

Lino sejatinya diperiksa sebagai tersangka oleh Lembaga Antikorupsi pada Jumat lalu. Namun, dia tak memenuhi panggilan tersebut lantaran kondisi kesehatannya menurun usai diperiksa Bareskrim Kamis 28 Januari.

Pengacara Lino, Maqdir Ismail, mengatakan kliennya mengalami sesak nafas hingga serangan jantung ringan menjelang diperiksa KPK. Lino pun akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Di KPK, Lino tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan tiga quay container crane PT Pelindo II pada tahun anggaran 2010. Dia diduga telah melakukan perbuatan pelawanan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri dan korporasi.

Lino disebut telah menunjuk langsung perusahaan asal Tiongkok, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co., Ltd. (HDHM) dalam pengadaan ini. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 18 Desember lalu.

Atas perbuatannya itu, R. J. Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

loading...