HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Berat Badan Ternyata Tak Dapat Diturunkan Meski Rutin Olahraga

1

HARIANACEH.co.id – Sebuah penelitian menunjukkan, berlari sejauh delapan kilometer setiap hari tidak membakar kalori sebanyak yang orang pikirkan.

Para peneliti menemukan bahwa olahraga memang bisa membakar kalori ekstra. Di luar itu, tubuh akan beradaptasi dengan metabolisme tersebut sehingga pembakaran akan terus stabil. Tak peduli seberapa keras Anda berolahraga.

Temuan ini dipublikasikan pada 28 Januari 2016, dalam Jurnal Current Biology.

“Kebanyakan berpikir, semakin aktif Anda, maka semakin banyak kalori yang Anda bakar setiap harinya,” kata pemimpin peneliti Herman Pontzer, seorang profesor antropologi di City University of New York Hunter College, dilansir Health.com.

Penelitian ini, menurut Pontzer, mendukung pandangan yang berbeda.

“Tubuh beradaptasi untuk olahraga, dan itu dimulai dari adaptasi pada tingkat aktivitas sedang,” jelasnya.

Penelitian ini dilakukan pada 332 orang dewasa yang berusia 25 sampai 45 tahun yang berasal dari Amerika Serikat, Ghana, Jamaika, Seychelles, dan Afrika Selatan.

Semua peserta mengenakan perangkat yang merekam tingkat aktivitas mereka selama seminggu. Para peneliti menggunakan tes standar untuk mengukur jumlah kalori yang terbakar pada setiap orang.

Orang-orang dengan tingkat aktivitas sedang, membakar lebih banyak kalori harian daripada orang yang melakukannya secara teratur, rata-rata sekitar 200 per hari. Aktivitas yang rutin tidak membawa keuntungan tambahan, dalam hal ini adalah kalori.

“Jika tujuan olahraga untuk menurunkan nerat badan, maka hal itu tidak akan memberi perubahan besar,” ujar Pontzer. Dia berpendapat bahwa diet adalah cara paling efektif untuk menurunkan berat badan.

Dr Church Timothy, seorang profesor kedokteran preventif di Pennington Biomedical Research Center, di Baton Rouge, setuju dengan pernyataan tersebut. Kata dia, olahraga tidak membuat berat badan turun, namun membantu menjaga berat badan.

Dr Chip Lavie, Direktur laboratorium latihan di Ochsner Heart and Vascular Institute di New Orleans, pun sependapat.

Lavie menambahkan, ada banyak manfaat lain dari olahraga selain menurunkan berat badan.

Manfaat olahraga termasuk peningkatan kebugaran (dengan intensitas tinggi, olahraga pada umumnya mendapatkan hasil yang lebih baik), risiko penyakit jantung yang lebih rendah, bebas stres, dan kegembiraan.

Di sisi lain, Pontzer berpikir adanya adaptasi fisiologis. Dalam penelitian sebelumnya, dia dan rekan-rekannya fokus pada suku Hadza, populasi pemburu-pengumpul tradisional di Tanzania yang sangat aktif setiap hari. Mereka berjalan jarak jauh dan melakukan kerja fisik yang berat.

Namun, timnya menemukan, rata-rata suku Hadza dewasa membakar kalori dengan jumlah yang sama dengan orang Amerika biasa.

Dalam studi baru, ada titik di mana pembakaran kalori setiap hari karena olahraga tidak terjadi lagi. Pontzer menggambarkannya, itu setara dengan berjalan beberapa kilometer per hari.

Tapi, Timothy menunjukkan, ada beberapa partisipan studi yang berat badannya turun setelah melakukan olehraga yang lebih keras. Ini membuat penarikan kesimpulan yang jelas semakin sulit.

Plus, katanya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang Amerika berada jauh dari “garis” di mana pembakaran kalori tidak berlaku melalui olahraga.

“Saya mempertanyakan berapa banyak pernyataan tersebut memengaruhi orang Amerika untuk menurunkan berat badan. Aktivitas fisik akan menambah pengeluaran kalori untuk sebagian besar mereka,” kata Timothy.

loading...