HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Banda Aceh Tak Ada Perayaan Valentine

2

HARIANACEH.co.id – Segala sesuatu yang berbau hari kasih sayang alias Valentine dilarang di Kota Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Tak saja perayaan, pelaku usaha juga dilarang keras menjual atau mendekorasi dengan pernak-pernik Valentine.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan seruan itu dikeluarkan karena perayaan Hari Valentine bertentangan dengan syariat Islam. Dia menyebutkan seruan tersebut ditujukan kepada generasi muda, pelajar, pegawai negeri sipil, dan masyarakat muslim lainnya.

Hal yang sama juga ditujukan kepada seluruh pemilik kafe, tempat-tempat usaha serta hotel-hotel di Banda Aceh. Imbauan yang dikeluarkan, ungkap Illiza, tidak hanya berupa larangan merayakan Valentine. Namun, juga larangan untuk menjual pernak-pernik yang menjadi simbol hari kasih sayang itu.

“Juga penggunaan sosial media berupa ucapan yang berkaitan dengan Valentine,” sebut Illiza saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/2/2016).

Imbauan tersebut nantinya akan ditempelkan di tempat-tempat umum seperti kafe, tempat usaha dan masjid yang ada di ibu kota provinsi berjuluk Serambi Mekah itu. Dia juga mengatakan sejumlah aparat dari Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (polisi syariat) juga dikerahkan untuk memantau di sejumlah tempat umum.

“Bagi yang melanggar akan kita panggil dan kita bina, kecuali pelanggaran syariat seperti judi, minuman keras akan diproses sesuai hukum syariah,” ujar Illiza.

loading...