HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tujuh Terduga Militan ISIS Ditangkap Pihak Keamanan Rusia

2

HARIANACEH.co.id – Pemerintah Rusia menangkap tujuh terduga militan Islamic State (ISIS) yang merencanakan serangan ke wilayah Saint Petersburg dan Moskow.

Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) telah melakukan serangkaian penggerebekan di kota Yekaterinburg, yang terletak di Pegunungan Ural sekitar 1448 kilometer dari Moskow, dan menemukan laboratorium bahan peledak IED, senjata api, granat dan lainnya.

Nama ketujuh terduga militan belum diketahui, namun FSB mengatakan kepada kantor berita Itar-Tass bahwa semuanya adalah warga Rusia atau negara pecahan Soviet. FSB menyebut ketujuhnya berusaha pergi ke Suriah dan bertempur bersama ISIS setelah melancarkan serangan di Rusia.

Seperti dikutip Vice News, Senin (8/2/2016), FSB menambahkan grup tujuh orang ini dipimpin seorang pejuang ISIS yang tiba di Rusia dari Turki.

Menurut analisis Soufan Grup, firma keamanan di New York, sekitar 2,400 warga Rusia berperang bersama ISIS, Al Nusra atau grup terafiliasi Al Qaeda lainnya di Irak dan Suriah pada Desember tahun lalu. Jumlah ini membuat Rusia sebagai negara ketiga dengan jumlah militan asing terbanyak di deretan anggota ISIS.

Soufan Group melaporkan sebagian besar warga Rusia yang bergabung ke ISIS itu berasal dari Kaukasus Utara, wulayah yang dikenal dengan gerakan ekstremis. Jumlah militan asing dari Rusia dan Asia Pusat meningkat tajam antara Juni 2014 dan Desember 2015, dengan kenaikan hingga 300 persen.

Pada Oktober, Rusia mengklaim telah menggagalkan plot terorisme yang ditujukan kepada sistem transportasi umum Moskow. FSB mengaku telah menggerebek sebuah apartemen dan menangkapbeberapa orang terkait ISIS.

Rusia terlibat dalam konflik Suriah pada akhir September 2015. Presiden Vladimir Putin menegaskan keterlibatannya ini bertujuan menghabisi ISIS dan grup teroris lainnya.

loading...