HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Benarkah Pengusaha AS Akan Segera Ambil Alih Everton?

2

HARIANACEH.co.id — Sekelompok pengusaha Amerika Serikat telah melakukan perundingan dengan Everton untuk mengambil alih klub asal Kota Liverpool itu dengan nilai sekitar Rp4 triliun atau £200 juta.

Perundingan antara bos Everton, Bill Kenwright, dengan kelompok pengusah yang dipimpin mantan pemilik klub bisbol San Diego Padres, John Jay Moores, telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Bahkan Moores dan sesama pengusaha AS, Charles Noell, secara khusus menghabiskan enam pekan untuk mencermati kondisi keuangan Everton.

Sejauh ini, manajemen Everton menolak berkomentar mengenai rencana pembelian klub.

Namun, jika terwujud, maka Everton bakal menjadi klub kedelapan di Liga Primer yang sebagian atau seluruh kepemilikannya dikuasai investor AS.

Tujuh klub Liga Primer yang sebagian atau seluruh porsi kepemilikannya dikuasai investor AS ialah Arsenal (Stan Kroenke), Aston Villa (Randy Lerner), Manchester United (keluarga Glazer), Sunderland (Ellis Short), Liverpool (John Henry), Bournemouth (PEAK 6—perusahaan ekuitas milik Matt Hulsizer), dan Crystal Palace (Josh Harris dan David Blitzer).

Niat menjual

Sejak November 2007, Bill Kenwright telah mengutarakan niatnya untuk menjual Everton.

Kenwright -yang membeli klub tersebut dari Peter Johnson senilai Rp393 miliar atau £20 juta pada 26 Desember 1999- mengatakan: “Jika ada orang yang cocok berdiri di depan saya dan ingin memajukan klub, saya akan menjualnya.”

Niatan Kenwright untuk menjual the Toffees —julukan untuk Everton—dapat dipahami mantan gelandang Peter Reid.

“Kami memiliki skuad pemain yang hebat dan manajer yang bagus, tapi kami perlu stadion baru untuk mengimbangi klub-klub lain di Liga Primer. Perlu uang untuk melakukan itu. Jika Bill Kenwright mengatakan, ‘Ok’, maka mari selesaikan (penjualan),” kata Reid.

loading...