HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mencoba Keluar dari Grup, ISIS Eksekusi Delapan Militannya

1

HARIANACEH.co.id – Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengeksekusi delapan militannya sendiri yang dituding berusaha keluar dari grup di Suriah.

“Daesh mengeksekusi delapan militan asal Belanda pada Jumat kemarin di Maadan, provinsi Raqqa, setelah mereka dituding mencoba melakukan desersi dan memberontak,” kata Abu Mohammad, seorang anggota grup jurnalis Raqqa is Being Slaughtered Silently (RBSS), via akun Twitter, Senin (29/2/2016).  Daesh adalah akronim lain dari ISIS.

RBSS sudah mendokumentasikan segala sesuatu di Raqqa sejak April 2014, sejak ISIS menjadikan kota tersebut sebagai ibu kota de facto mereka di Suriah.

Menurut RBSS, lketegangan meningkat di Raqqa dalam sebulan terakhir antara 75 militan asal Belanda dengan agen intelijen ISIS di Irak. Tiga militan Belanda ditangkap oleh anggota ISIS asal Irak yang menuding mereka ingin kabur. Salah satu militan dihajar hingga tewas dalam interogasi.

Petinggi ISIS di Raqqa mengirim utusan untuk menyelesaikan konflik tersebut. Namun militan Belanda yang marah membunuh utusan ISIS sebagai aksi balas dendam.

Kepemimpinan ISIS di Irak kemudian memerintahkan penangkapan seluruh militan dari grup Belanda, untuk kemudian dipenjarakan di Tabaqa dan Maadan di Suriah.

Grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights, yang memantau konflik di Suriah, belum dapat mengonfirmasi laporan RBSS.

Namun Observatory mengatakan tiga militan Eropa dieksekusi oleh ISIS di area Wilayet al-Furat, di area perbatasan Suriah danIrak.

Berdasarkan laporan agensi rahasia Belanda, 200 warga Negeri Kincir Angin, termasuk 50 wanita, telah bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time