HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kamp Pencari Suaka Ditutup Australia di Papua Nugini

2

HARIANACEH.co.id – Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill mengatakan bahwa Australia akan menutup kamp untuk pencari suaka di wilayah mereka karena telah rusak.

Pemerintah koalisi Australia yang dipimpin Partai Liberal yang konservatif mengadopsi langkah-langkah sulit sebagai pencegah untuk para pencari suaka.

Setiap orang yang tiba dengan perahu akan ditahan dan dikirim ke Pulau Nauru atau Pulau Manus. Pemerintah juga akan memerintahkan perahu untuk kembali ke asalnya.

“Ketika kami melihat wanita dan anak-anak meninggal di laut, kita menawarkan bantuan untuk membantu. Pada tahap tertentu, tentu saja kita harus menutup pusat suaka,” ungkap O’Neill, seperti dikutip Reuters, Kamis (3/3/2016).

Namun ia mengungkapkan bahwa hal tersebut tetap menjadi keputusan Pemerintah Australia.

Kebijakan Australia terkait pencari suaka tersebut mengundang kecaman internasional dari kelompok-kelompok hak asasi manusia termasuk PBB.

Sementara jumlah pencari suaka berusaha mencapai Australia lebih kecil dibanding yang mencapai ke Eropa. Selain itu, masalah perbatasan di Papua Nugini pun telah lama menjadi isu yang tak kunjung selesai.

loading...