HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Sebagian Lahan Jajahan Akan Dikembalikan Israel ke Palestina

6

HARIANACEH.co.id – Militer Israel berencana mengembalikan sejumlah lahan di Tepi Barat yang dikuasai hampir 40 tahun lalu ke para pemiliknya di Palestina, lapor grup hak asasi manusia Yesh Din, Rabu (2/3/2016). s

Yesh Din mengatakan militer Israel memutuskan menyerahkan kendali atas tanah tersebut setelah mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi akhir tahun lalu.

Keputusan ini, yang membuat militer Israel terhindar dari proses peradilan yang panjang, akan membuat lahan seluas 170 hektare dikembalikan ke pemilik aslinya. Lahan yang dikuasai Israel pada era 1970-1980-an ini sudah tidak lagi digunakan untuk kegiatan militer.

Kuasa atas beberapa petak tanah di dekat kota Ramallah juga akan dikembalikan Israel ke pemiliknya. Yesh Din menyebut keputusan Israel ini merupakan langkah yang sangat tidak biasa.

“Lahan ini dikuasai hampir 40 tahun lalu. Warga Palestina bergantung pada tanah mereka. Mereka akan dapat kembali ke wilayah ini, dan mungkin dapat meningkatkan kualitas hidup mereka masing-masing,” tutur juru bicara Yesh Din, Gilad Grossman kepada AFP.

Grossman meminta militer Israel mengembalikan lahan lainnya yang sudah tidak lagi digunakan tanpa melalui proses berbelit-belit. “Kita seharusnya tidak perlu pergi ke pengadilan setiap waktu,” kata dia. Militer Israel belum merespons permintaan ini.

Kepala Dewan Desa Jalur, Abdullah Hamed, menyambut baik keputusan militer Israel dalam mengembalikan sejumlah tanah. Namun warga desa masih menanti langkah konkret agar mereka benar-benar dapat kembali ke tanah mereka tanpa syarat.

Menurut Hamed, sebelum dikuasai Israel, lahan itu telah menjadi sumber penghidupan bagi 1.000 orang.

Israel menguasai Tepi Barat dalam Perang Enam Hari pada 1967. Dalam hari-hari awal pendudukan, Israel menyita banyak lahan untuk kegiatan militer. Sebagian lahan digunakan Israel untuk membangun permukiman, yang dianggap ilegal oleh komunitas internasional.

loading...