HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pelengseran PM Najib oleh Mahathir Mohamad Didukung Anwar Ibrahim

2

HARIANACEH.co.id – Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, memberikan dukungan kepada musuh politiknya mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad untuk melengserkan PM Malaysia Najib Razak.

Anwar merupakan mantan Deputi PM Malaysia ketika Mahathir masih berkuasa, namun keduanya pecah kongsi dan Anwar pun dituduh melakukan pelecehan sodomi terhadap asistennya pada 1998. Kini Anwar penjara untuk kasus serupa yang dinilai bermotifkan politik.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan dari penjara pada Kamis 3 Maret, Anwar mengatakan dirinya mendukung posisi di masyarakat, partai politik dan individu termasu Tun Dr Mahathir yang mendesak PM Najib mundur.

“Dia (Najib) bertanggungjawab menjaga sikap politik yang egois, menciptakan kekacauan dalam institusi pemerintahan dan membebankan rakyat dengan krisis ekonomi berkepanjangan,” pernyataan Anwar, seperti dikutip Reuters, Jumat (4/3/2016).

PM Najib dihadapkan pada desakan untuk mundur dari jabatannya sejak pertengahan 2015 lalu. Desakan muncul terkait dugaan korupsi yang melibatkan lembaga 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Media Amerika Serikat (AS) menyebutkan Najib menerima aliran dana ke rekening pribadinya dari 1MDB sebesar USD700 juta.

Sebagai pembelaannya, PM Najib menegaskan bahwa dana itu merupakan sumbangan dana kampanye dari Arab Saudi. Hal ini pun diakui oleh Kejaksaan Agung Malaysia.

Mahathir sendiri menjadi mengkritik keras terhadap kekuasaan Najib, setelah Anwar dibui. Untuk menunjukkan perlawanannya, Mahathir mengumpulkan tokoh-tokoh dan mendapatkan kesepakatan untuk melengserkan PM Najib Razak.

loading...