HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ilmuwan Rusia dan Korsel Coba Kloning Singa Zaman Es

7

HARIANACEH.co.id – Para ilmuwan sedang berusaha untuk mengkloning anak singa zaman es yang sudah punah. Sebelumnya, ilmuwan menemukan DNA nya di sisa makhluk itu.

Dua anak singa itu menurut yang dilansir Mirror, ditemukan di Republik Sakha, Rusia, Agustus lalu. Bentuk hampir terjaga dengan sempurna berkat kondisi sangat dingin di mana mereka berbaring.

Para peneliti berharap untuk menemukan jaringan hidup mengandung DNA dalam sisa-sisanya. DNA ini akan memungkinkan mereka untuk menciptakan singa gua zaman es yang sudah punah sekarang.

Proyek ini merupakan gabungan kerja sama oleh para ilmuwan Rusia dan Korea Selatan (Korsel) di Yayasan Molekuler Paleontologi di Universitas North East Russia di kota Yakutsk.

Semyon Grigoriev, yang terlibat dalam proyek anak singa, juga bekerja pada kloning mammoth menggunakan proses yang sama. Sementara anak singa gua zaman es pertama akan digunakan untuk upaya kloning, yang kedua akan disimpan sebagai bagian dari koleksi Museum Mammoth ini.

Anak singa gua berusia 12.000 tahun ini ditemukan membeku di es tahun lalu, terpelihara dengan baik. Bahkan kumis mereka masih mengembang.

“Penemuan ini, tanpa keraguan, sangatlah sensasional,” ujar Kepala penelitian Departemen Fauna Mammoth dari Yakutian Academy of Sciences, Dr Albert Protopopov, seperti dikutip Mirror, Sabtu (5/3/2016).

Pasangan predator prasejarah, bernama Uyan dan Dina, adalah contoh yang paling murni dari spesies kucing besar kuno yang pernah ditemukan.

Para ilmuwan menemukan kucing ini di wilayah terpencil Siberia dan menggali mereka. Hal tersebut merupakan penampilan publik pertama sejak era Pleistosen.

loading...