HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kapal Induk Dikirim Amerika Serikat ke Laut China Selatan

2

HARIANACEH.co.id – Militer Amerika Serikat (AS) mengirim kapal induk USS John Stennis ke Laut China Selatan. Selain itu dua kapal jenis perusak juga diperkirakan akan tiba.

Pengiriman armada ini tampaknya sebagai suatu unjuk kekuatan kepada Tiongkok. Iringan kapal perang itu kabarnya tiba di perairan yang disengketakan itu awal pekan ini.

Sementara satu kapal berbendera Negeri Paman Sam juga berada di kawasan Laut China Selatan.

Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan. Amerika menuduh Beijing memiliterisasikan kawasan itu sambil menampik klaim negara lain terhadap beberapa bagian dari kawasan itu.

Setelah Tiongkok menempatkan misil di Kepulauan Paracels bulan lalu, Panglima Komando Pasifik Amerika Laksamana Harry Harris menjelaskan kepada Kongres bahwa Negeri Tirai Bambu jelas sedang memiliterisasikan laut itu.

“Banyak yang tidak percaya bahwa Tiongkok memiliterisasikan laut itu adalah orang yang percaya bahwa dunia ini datar,” ujar Laksamana Harris, seperti dikutipVOA Indonesia, Sabtu (5/3/2016).

Tiongkok menyangkal tuduhan itu dan mengatakan justru Amerikalah yang menyebabkan ketegangan. “Jika dilihat baik-baik adalah Amerika yang mengirim kapal-induk dan kapal perang lain ke Laut China Selatan, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok. Dia kemudian mengingatkan pengerahan kekuatan demikian bisa menimbulkan ‘salah perhitungan’.

Para pejabat Armada Pasifik Amerika mengatakan Amerika sudah puluhan tahun biasa melakukan patroli di Pasifik termasuk Laut China Selatan dan tidak punya niat untuk mengendurkannya.

Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter mengemukakan di hadapan sekelompok pasukan AS bahwa bangunnya Tiongkok sebagai bangsa yang makmur ‘baik’. Namun, perilaku Tiongkok yang agresif membuat Amerika bersama banyak mitra mengharapkan Amerika untuk menandingi dan mencegah sesuatu yang berlebihan.

Enam negara Pasifik termasuk Vietnam dan Filipina mempunyai klaim teritorial di Laut China Selatan dan menuduh Tiongkok menggunakan kekuatan militernya untuk menggertak kedua negara supaya mundur. Tiongkok juga membangun pulau buatan di laut itu untuk memperkuat klaimnya.

loading...