HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Wapres JK Minta Pengawasan Diperketat Terkait Kapal Tenggelam

3

HARIANACEH.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla turut prihatin dengan tenggelamnya KMP Refelia II. Dia pun menekankan pengawasan terhadapan pelayaran kapal perlu diperketat.

“Pengawasan ketat, artinya kapal kan di-dock, harus diperiksa dia punya masa docking, harus diperiksa dia punya tingkat keadaan kapal itu,” kata JK di kediamannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/3/2016).

Menurut dia, salah satu yang perlu serius diperhatikan adalah soal muatan kapal. Bila kelebihan beban, kata dia, jelas berbahaya. “Harus diperiksa jumlah penumpangnya. Kadang-kadang (muat) 100, dia muat 200,” jelas JK.

JK menambahkan, salah satu yang kerap dihadapi dalam dunia pelayaran adalah kondisi kapal yang cenderung bekas dengan usia mencapai 20 tahunan. Kondisi kapal bekas, jelas JK, berpengaruh pada tingkat keselamatan.

Di sisi lain, lanjut JK, tidak ada perusahaan yang mampu mengoperasikan kapal baru dengan tarif yang murah. Bila ada kenaikan tarif, selalu ada protes. “Ke Merak-Lampung itu dari dulu sampai sekarang sekitar Rp8 ribu sampai RP10 ribu. Bagaimana mungkin beli kapal baru di sana itu,” jelas dia.

Contoh lain, lanjut dia, pada jalur Batam ke Singapura. Rute ini bila berangkat dari Batam akan memakan waktu enam jam bila menggunakan kapal. Namun, ceritanya berbeda bila berangkat dari Singapura.

“Singapura-Batam itu hanya 15-30 menit itu bayarnya lebih dari Rp100 ribu dengan jarak lebih pendek,” papar dia.

Masalah-masalah ini pun diperparah dengan sulitnya melakukan peremajaan kapal dalam bisnis ini. JK mengerti betul lantaran pernah menggelutinya.

“Tidak ada yang sanggup bikin peremajaan dengan tarif begini. Saya dulu pernah pengusaha ferry juga enggak bisa,” jelas dia. “Kapal saya dulu masih termasuk bagus, saya jual.” tandas dia.

loading...