HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

DK PBB Diinginkan Presiden Palestina Tindak Permukiman Ilegal Israel

1

HARIANACEH.co.id – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk membuat resolusi tentang pemukim ilegal.

“Masalah ini semakin tak terkendali karena perluasan permukiman di banyak di Tepi Barat, terutama di Al-Quds Al-Sharif,” ujar Presiden Abbas pada pidatonya di pembukaan KTT LB OKI hari kedua di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (7/3/2016).

“Pendudukan yang dilakukan oleh Israel merupakan pemaksaan hak mereka. Pembangunan pemukiman ini akan membatalkan solusi dua negara, kami harus ini menghentikan semua. Kami harus membawa ini ke DK PBB,” tegas Abbas.

Menurut Abbas, membawa ke DK PBB sudah diharuskan karena perluasan pemukiman tersebut terus melanggar keamanan Masjid Al Aqsa dan lokasi suci umat Kristen. Abbas pun menegaskan pihak berupaya keras untuk mengembalikan lahan milik kami dan membentuk pemerintahan nasional yang bersatu termasuk mendekati saudara kami di Gaza.

Setelah melakukan pertemuan sebanyak 10 kali dan dengan bantuan Mesir, Palestina mengusulkan pemerintahan bersatu dari faksi yang bertikai Gaza dan Tepi Barat. Mereka pun siap untuk memulai pemilu.

“Ini satu-satunya cara untuk mengembalikan persatuan. Ini menjadi jaminan, jika ada kemauan pasti ada jalan. Jika ada keinginan, masalah bisa dipecahkan dalam waktu beberapa bulan,” tuturnya.

“Dengan adanya persatuan kami bisa menciptakan pemerintahan nasional bersatu dan mengajukan ke DK PBB (tentang masalah pemukiman),” pungkas Presiden Abbas.

Abbas menambahkan, pihaknya akan terus membantu untuk merehabilitasi Gaza dan mewujudkan keinginan setiap rakyat Palestina.

“Sekali lagi kami sampaikan terima kasih atas dukungan kepada Palestina, terutama dalam situasi berbahaya saat ini,” tambah Presiden Abbas.

Pria yang dikenal dengan sebutan Abu Mazen ini mengharapkan KTT Luar Biasa OKI ke-5 ini akan melakukan apapun untuk mendukung rakyat Palestina.

loading...