HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kehadiran Presiden Buronan di KTT LB OKI ke-5 Dikritik AS

1

HARIANACEH.co.id – Presiden Sudan Omar al-Bashir hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT LB OKI) di Jakarta Convention Center. Padahal, al-Bashir sudah dinyatakan sebagai buronan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan kemanusiaan.

Sebagai observer di KTT OKI, Amerika Serikat (AS) mengaku prihatin atas kedatangan al-Bashir ke Indonesia.

“Meskipun AS bukan salah satu anggota Statuta Roma, yang merupakan perjanjian untuk membentuk ICC, kami sangat mendukung upaya ICC menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan serta kejahatan perang di Darfur,” tulis Kedutaan Besar AS di Indonesia, dalam rilisnya, Senin (7/3/2016).

Al-Bashir dituntut ICC atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida, dan surat perintah penangkapannya masih belum tuntas.

Pria 72 tahun itu berkuasa di Sudan sejak 1989, saat dirinya yang menjabat brigadir menggerakkan sekelompok perwira untuk menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Sadiq al-Mahdi.

Pada Maret 2009, al-Bashir menjadi presiden berkuasa pertama di dunia yang akan dituntut ICC, atas dugaan mendorong pembunuhan massal, pemerkosaan dan perampokan terhadap warga sipil di Darfur.

loading...