HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Raih Perdamaian di Palestina, Banyak Pekerjaan yang Harus Diselesaikan

5

HARIANACEH.co.id – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja sama Islam (OKI) diadakan di Jakarta untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Namun, harus ada tindak lanjut setelah pertemuan antarnegara Islam ini.

Pakar Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Makmur Keliat, mengatakan, tindakan Pemerintah Indonesia untuk membuka sebuah Konsul Kehormatan di Palestina merupakan sebuah awal. Pijakan pertama untuk hubungan diplomatik sudah dibangun.

Indonesia, kata dia, setidaknya tak lagi buta dengan keadaan Palestina dan Israel. Dengan adanya Konsul Kehormatan, Makmur mengatakan informasi tentang ketegangan kedua negara bisa diperoleh secara langsung.

“Ketika sudah membangun hubungan diplomatik seperti itu, akan lebih baik untuk membangun kontak yang lebih banyak dan mendapatkan informasi langsung dari Palestina. Palestina sendiri kan memiliki hubungan dengan Israel,” kata Makmur, Senin (7/3/2016).

Kontak diplomatik dilakukan sebagai tindak lanjut proses perdamaian. Pertemuan di Jakarta, lanjut Makmur, harus dijadikan sebagai bagian dan pijakan awal untuk rangkaian proses perdamaian. Pertemuan ini jangan dijadikan titik akhir upaya perdamaian Palestina dan Israel.

“Justru langkah-langkah selanjutnya harus dilakukan,” jelas Makmur.

Makmur menilai, sebagai salah satu negara dengan posisi strategis dalam perdamaian di Palestina, tindakan yang diambil pemerintah Indonesia sudah tepat. Terutama dengan pertimbangan kepentingan yang dimiliki pemerintah di Timur Tengah.

Presiden Joko Widodo pun demikian. Orang nomor satu di republik ini berhasil menunjukkan komitmen yang disampaikan saat kampanye pemilihan presiden untuk memprioritaskan kemerdekaan di Palestina.

Tindakan Presiden Jokowi mengumumkan pembukaan Konsulat Kehormatan di Ramallah pun dinilai tepat. Negara OKI tinggal mempersiapkan langkah berikutnya yang diambil untuk perdamaian di Palestina.

“Dari sana (Pembukaan Konsulat Kehormatan) kita bisa memulai diplomasi yang lebih baik. Jadi memang langkah-langkah berikutnya yang harus disiapkan ke depan,” jelas Makmur.

Presiden dalam KTT OKI mengumumkan pembukaan Konsulat Kehormatan di Ramallah, Palestina. Presiden pun menunjuk Maha Abou Susheh sebagai Konsul Kehormatan di sana. Susheh merupakan tokoh masyarakat di Ramallah. Kantor Konsulat Kehormatan Indonesia akan diresmikan dalam waktu dekat.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengingatkan pentingnya keberadaan KTT untuk merespon situasi yang dihadapi Palestina dengan langkah konkret. Jokowi juga menegaskan posisinya yang selalu ada di garis terdepan mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat