HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Saksi Diteriaki Dewi Yasin Limpo dalam Persidangan

1

HARIANACEH.co.id – Terdakwa kasus suap proyek pembangunan listrik tenaga mikro hidro, Dewi Yasin Limpo, emosi mendengar kesaksian Rinelda Bandaso dan Irenius Adii dalam sidang lanjutan.

Dewie balik memaki saksi Irenius Adii atas keterangan yang disampaikannya dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

“Bahwa hampir semua keterangan yang disampaikan Irenius tidak benar. Anda (Irenius) kira cuma Anda yang jadi korban? Saya juga korban!” kata Dewie, menanggapi kesaksian Irenius Adii di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).

Dalam kesaksiannya, Irenius menyebut Dewie meminta dana pengawalan dan kado lebaran kepada dirinya agar proposal proyek pembangunan PLTMH masuk dalam APBN 2016. Namun, kesaksian Irenius dimentahkan seluruhnya oleh Dewie.

“Saya perjuangkan Deiyai, tapi apa yang saya dapatkan? Saya disudutkan, dikatakan macam-macam. Saya tidak kenal apa itu dana pengawalan,” ungkap Dewie dengan nada tinggi kepada Irenius.

Tak cuma itu, Dewie juga menyesalkan perannya untuk membantu masyarakat Deiyai agar mendapatkan listrik tak dihargai. Bahkan, dia mengungkit posisinya sebagai anggota DPR dipecat lantaran kasus korupsi.

“Kasihan anak-anak saya di luar. Selama 20 tahun saya berjuang ikut pemilu, baru kali ini saya duduk. Gara-gara memperjuangkan masyarakat Deiyai saya terancam dipecat dari anggota DPR,” jelas Dewie.

Dewie, anggota Komisi VII, dan staf ahlinya, Bambang Wahyu Hadi, didakwa menerima suap sebesar SGD177.700. Keduanya diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

loading...