HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Warga Bandung hanya Bisa Melihat 88 Persen Gerhana Matahari

3

HARIANACEH.co.id – Proses gerhana matahari yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, tak akan berlangsung secara total. Namun, warga hanya bisa menyaksikan proses gerhana secara parsial atau sebagian.

Peneliti dari Observatorium Bosscha Evan Irawan mengatakan proses gerhana di Bandung hanya tampak sekitar 88 persen. Proses itu berlangsung mulai pukul 06.20 WIB hingga 08.32 WIB pada Rabu 9 Maret 2016.

“Waktu puncaknya pukul 07.21 WIB,” kata Evan ditemui di Observatorium Bosscha, Jalan Teropong Bintang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (7/3/2016).

Meski demikian, Evan tetap mengingatkan warga untuk tak melihat matahari secara langsung dengan mata telanjang. Khawatirnya, kata Evan, mata akan terkontaminasi akibat proses gerhana.

“Kalau warga datang ke sini, kita menyediakan kaca mata untuk dipinjamkan secara bergantian. Tapi pakai kaca mata juga tidak bisa lama-lama, paling lama dua sampai tiga menit. Karena kalau terlalu lama nanti mata cepat lelah,” imbuhnya.

Warga Bandung dan sekitarnya yang ingin menyaksikan proses gerhana dapat menyaksikan fenomena alam langka itu di Bosscha. Pengelola juga tak menentukan tarif pengunjung.

“Silahkan datang ke sini pagi-pagi sekali. Tidak ada biaya untuk masuk, gratis untuk warga,” tegasnya.

Observatorium Bosscha menyebar tim penelitinya ke daerah lintasan gerhana matahari total sejak kemarin. Selain mengamati korona matahari saat gerhana, para astronom itu juga meneliti pengaruh gerhana terhadap gravitasi dengan pembuatan pendulum.

loading...