HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

CEO Sunderland Mengundurkan Diri Karena Merasa Bersalah atas Kasus Adam Johnson

1

HARIANACEH.co.id – Sunderland harus kehilangan orang penting yakni Margaret Byrne. Ia secara resmi telah melepas jabatannya sebagai Kepala Eksekutif The Black Cats.

Keputusan tersebut diambil Byrne sebagai bentuk tanggung jawabnya yang telah membebaskan bek Sunderland Adam Johnson dari sanksi terkait kejahatan seksual terhadap gadis berusia 15 tahun. Ia pun mengaku menyesal telah melepas Johnson dari sanksi.

“Saya mengaku, sebagai CEO telah campur tangan dalam urusan Johnson. Keputusan saya untuk membiarkannya bermain di Sunderland merupakan kesalahan serius,” ujar Byrne.

Mundurnya Byrne juga dikonfirmasi pihak klub lewat sebuah pernyataan yang ditulis di situs resmi Sunderland.

Baca Juga

“Dewan Sunderland telah menerima surat pengunduran diri dari Margaret Byrne pada hari ini. Margaret (Byrne) yang merupakan CEO bertanggung jawab atas tindakan yang diambil klub terhadap Johnson. Sunderland mengakui Byrne memiliki tindakan dan niat baik untuk kepentingan klub,” tulis pernyataan itu.

Johnson telah menjadi terdakwa pada pekan lalu setelah terbukti melakukan tindakan kejahatan seksual terhadap gadis 15 tahun. Ia dinyatakan bersalah setelah ia mengakui tindakannya saat menjalani proses sidang 24 Februari lalu.

Tindakan kejahatan Johnson sebetulnya sudah tercium pada Maret 2015. Ketika itu, ia ditangkap polisi dengan tuduhan telah membayar gadis 15 tahun untuk melakukan aktivitas seksual tersebut.

Setelah mendapat kabar soal pemainnya, manajemen klub pun menjatuhkan sanksi untuk Johnson. Akan tetapi, Johnson dibebaskan dari sanksi setelah diketahui bertemu dengan CEO Sunderland, Margaret Byrne. Johnson pun akhirnya tetap bisa tampil bersama Sunderland hingga 6 Februari kemarin.

loading...