HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Dari Solo, Matahari Tampak Berbentuk Sabit

4

HARIANACEH.co.id – Cahaya matahari di Kota Solo dan sekitarnya tampak remang-remang. Bukan tertutup mendung, namun siklus ratusan tahun lalu kembali berulang.

Pengelola Observatorium Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalam, Kartasura, Sukoharjo, AR Sugeng Riyadi, mengungkapkan gerhana matahari sudah melewati puncak di Kota Solo, Jawa Tengah.

“Di sini matahari terlihat tertutup 83 persen dan ada sekitar 17 persen lebih bagian yang membentuk matahari sabit. Saat ini sudah melewati puncaknya dan diprediksi selesai pada 8.30 WIB,” papar Sugeng, Rabu (8/3/2016).

Bulan mulai terlihat menempel di sisi utara matahari sekitar pukul 06.20 WIB. Warga pun menyaksikan fenomena gerhana matahari sebagian itu.

Matahari sabit saat gerhana tampak di Solo
Matahari sabit saat gerhana tampak di Solo. (MTVN/Pythag Kurniat)

“Alhamdulillah cuaca juga sangat cerah dan mendukung sehingga semua proses dapat dinikmati masyarakat dengab baik,” kata Sugeng.

Salah seorang pengunjung observatorium Assalam Sukoharjo, Ahmad Yani, 49 mengungkapkan sangat bersyukur dapat menikmati fenomena bersejarah dengan siklus ratusan tahun ini.

Pada tahun 1983, ungkap Ahmad, dirinya hanya diperbolehkan melihat matahari dari pantulan air di bejana.

“Saat itu saya masih duduk di bangku SMA. Saya hanya lihat dari pantulan air. Tetangga banyak yang tidak berani keluar rumah. Semua orang, bahkan aparat mengatakan ini sangat berbahaya,” terang pria asal Gentan, Sukoharjo tersebut.

Ahmad juga mengapresiasi beberapa ilmuwan dan klub-klub astronomi yang kemudian membalikkan kesalahan ilmu pengetahuan di tahun 1983 menjadi sesuatu yang penuh manfaat.

loading...