HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Maraknya Perselisihan Sesama Muslim Disayangkan Mahathir Mohamad

1

HARIANACEH.co.id – Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyayangkan maraknya perselisihan antar sesama Muslim di seluruh dunia.

Padahal menurut dia, sesama pemeluk agama Islam seharusnya bisa saling menghormati dan menghargai.

“Saya lihat sesama orang Islam saling menghancurkan dan membunuh. Apa ini cara orang Islam kepada saudara-saudara yang lain? Jika dengan sesama agama saja menghancurkan, bagaimana hubungannya dengan agama lain?” tutur Mahathir, Mahathir dalam pidato singkatnya di Universitas Islam Assyafiiyah, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/3/2016).

Jika melihat di negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah, seperti Suriah, banyak warga yang terpaksa melarikan diri dari konflik sektarian. Di Suriah, grup yang mengatasnamakan Islam, yakni Islamic State (ISIS), membantai banyak Muslim karena dianggap tidak sesuai dengan ideologi ekstremisme.

Banyak dari warga Suriah yang pergi ke negara lain, yang populasinya tidak didominasi Muslim. “Ini memalukan kita sebagai negara berpenduduk Islam dan orang Islam,” ujar Mahathir.

Dalam pidatonya, Mahathir juga menyampaikan pendapatnya mengenai sejumlah pemimpin negara. Ia menilai masih banyak pemimpin yang gaya kepemimpinannya belum tertata dengan baik. “Hal itu mengakibatkan negara-negara tersebut tertinggal dari negara maju lainnya,” ungkap Mahathir.

Mahathir juga mengomentari mengenai kesetaraan gender. Ia berpendapat sudah saat laki-laki dan perempuan di seluruh dunia mendapat perlakuan adil dalam beragam hal, semisal dalam dunia kerja.

“Kesetaraan gender itu harus ada. Untuk apa kita menghalangi perempuan untuk berkarya dan berkreasi. Realitanya, banyak sekali perempuan di dunia yang bisa sukses dan berhasil,” tutup dia.

Mahathir Mohamad adalah mantan perdana menteri Malaysia keempat yang hingga saat ini masih cukup berpengaruh di dunia politik Negeri Jiran.

loading...