HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pengetahuan Industri Keuangan Jadi Bekal Penyidik KPK

2

HARIANACEH.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal membekali para penyidiknya dengan pengetahuan di industri jasa keuangan. Hal ini sejalan dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di sektor jasa keuangan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua KPK Agus Rahardjo mengakatan, selama ini, penyidik-penyidik KPK belum mahir soal permasalahan di industri keuangan. Padahal, selama ini banyak juga tindak pidana korupsi yang terjadi di industri tersebut.

“Kami ingin mempunyai penyidik dengan keahlian spesifik tentang jasa keuangan yang tidak dimiliki oleh penyidik selama ini. Untuk itu kan kita perlu pendidikan dari OJK dan Jasa keuangan yang lain,” kata Agus di kantor OJK Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2016).

Dirinya menambahkan, penyidik-penyidik KPK yang memiliki keterampilan khusus di industri keuangan. Dengan pendidikan intensif dari OJK, penyidik tersebut akan dijadikan penyidik independen.

“Bisa saja karyawan OJK tersebut akan menjadi penyidik independen di KPK. Perlu ada penyidik independen, selama ini penyidik yang ada di KPK kebanyakan datang dari kepolisiaan dan kejaksaan. Penyidik independen itu perlu karena ini ranah yang khusus,” jelas dia.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menjelaskan, tujuan dari kerja sama OJK-KPK adalah untuk memperkuat kinerja ledua lembaga tersebut. Jika dibutuhkan, bisa saja karyawan OJK dijadikan sebagai penyidik KPK.

“Rencananya bisa saja (pegawai OJK jadi penyidik KPK) nanti kalau diminta oleh KPK, kalau itu dibutuhkan, nanti kami akan serahkan,” pungkasnya.

loading...