HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Polisi Periksa Warga Malang Terkait Teroris Raider Bakiyah

3

HARIANACEH.co.id – Mohammad Lutfi, 40, warga Jalan Pesantren RT 009 RW 008, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diperiksa Kepolisian Resor Malang. Lutfi diperiksa terkait rekannya terduga teroris Pujianto alias Raider Bakiyah yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri beberapa waktu lalu.

Kepala Polres Malang AKBP Yudo Nugroho Sugianto mengatakan, saat Pujianto ditangkap, pada Senin dini hari 29 Februari 2016, petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) milik Mohammad Lutfi. Densus juga menemukan KTP lain atas nama Wiwik Yuliati, warga Sumber Ngepoh RT 01 RW 06, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Wiwik adalah istri kedua Pujianto yang meninggal dua tahun lalu.

“Pemeriksaan dilangsungkan dua pekan lalu dan dua hari kemarin. Hasilnya, belum ada indikasi terlibat dalam kegiatan terorisme. Namun, ia (Lutfi) mengaku KTPnya dipinjam Pujianto,” kata AKBP Yudo Nugroho Sugianto, di Markas Polres Malang, Jawa Timur, Kamis (10/3/2016).

Lutfi tak menyangka temannya ditangkap Densus 88. Teman yang ia maksud adalah Pujianto alias Raider Bakiyah, warga Jalan Raya Timur Pasar RT 03 RW 02, Desa Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Pujianto ditangkap Densus 88 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Saat ditangkap, Pujianto bersama Panji Kokoh Kusumo alias Latif alias Gajah alias Fahri, warga Kampung Karangrejo RT 02 RW 02, Kelurahan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Lutfi mengaku telah melapor hal itu ke Polsek Turen, dua bulan lalu. Ia sempat meminta perlindungan.

“Pengakuan saudara Lutfi, ia sudah kenal Pujianto lima tahun terakhir. Alasan Pujianto pinjam KTP milik Lutfi untuk bekerja di Bali dan Sumbawa,” kata dia.

loading...