HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tiongkok Duduki Pos-Pos di Laut China Selatan Untuk Tingkatkan Militerisasi

1

HARIANACEH.co.id – Tiongkok akan segera menyelesaikan proyek substansial kekuatan militer di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan.

Dalam surat yang diterima Senat Komite Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS), Tiongkok mengatakan reklamasi tanah dan konstruksi di Spratly telah memenuhi syarat yang diperlukan.

“Berdasarkan lingkup konstruksi di pos-pos tersebut, Tiongkok akan dapat menyebarkan berbagai serangan militer ofensif maupun defensif,” ungkap Ketua Komite Angkatan Bersenjata AS John Clapper, seperti dikutip Reuters, Jumat (11/3/2016).

Ia menambahkan, setelah fasilitas yang diperlukan Tiongkok selesai pada akhir 2016 atau awal 2017, Tiongkok akan memiliki kapasitas yang signifikan untuk segera memproyeksikan kekuatan militernya.

AS telah menyuarakan keprihatinannya tentang klaim besar-besaran Tiongkok terhadap Laut China Selatan, terutama Kepulauan Spratly.

Namun, Presiden Tiongkok Xi Jinping merespons kekhawatiran AS dengan mengatakan bahwa Tiongkok tidak punya niat untuk memiliterisasi daerah-daerah di Laut China Selatan.

Saat ini, AS tidak melihat adanya aktivitas angkatan udara Tiongkok di Spratly, namun kapal-kapal perang berhenti di pos-pos, termasuk sebuah kapal rudal.

Tiongkok telah berusaha untuk meningkatkan klaimnya ke semua wilayah Laut Cina Selatan dengan proyek pembangunan pulau di Spratly yang telah direklamasi lebih dari 1.170 hektare lahan sejak 2013.

loading...