HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jabatan Penasihat Petronas Tidak Lagi Dipegang Mahathir Mohamad

2

HARIANACEH.co.id – Jabatan mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad sebagai penasihat Petronas diberhentikan oleh Pemerintah Malaysia pada akhir pekan ini.

Pencopotan Mahathir dilakukan di tengah upayanya mendesak Perdana Menteri Najib Razak untuk mengundurkan diri.

“Dr.Mahathir seharusnya tidak lagi memegang posisi apapun yang berhubungan dengan pemerintah karena dia tidak lagi mendukung pemerintah saat ini,” kata Kantor Perdana Menteri Malaysia melalui sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (12/3/2016).

Dalam pernyataan itu, disebutkan juga bahwa langkah Mahathir menggalang dukungan rakyat dengan memimpin aliasi multi-partai merupakan upaya untuk menggulingkan “pemerintah yang terpilih secara demokratis” yang dipimpin oleh Perdana Menteri Najib Razak. Langkah itu juga dinilai sebagai tindakan yang melawan hukum Konstitusi Federal.

Upaya menggalang dukungan rakyat untuk melengserkan PM Najib dilakukan Mahathir pada pekan lalu menyusul dugaan keterlibatan Najib dalam kasus korupsi lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Mahathir merupakan tokoh senior dan mantan PM Malaysia dengan periode menjabat terpanjang. Mahathir berperan sebagai penasehat di Petronas setelah mengundurkan diri pada 2003. Setelah lepas dari jabatannya sebagai perdana menteri, keberadaannya pun masih berpengaruh di dunia politik Malaysia hingga saat ini.

loading...