HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Dokumen Panama Papers Akan Diinvestigasi Presiden Prancis

1

HARIANACEH.co.id  – Presiden Prancis Francois Hollande berjanji bahwa bocornya dokumen ‘Panama Papers’ yang menguak skandal keuangan tokoh dunia akan ditindaklanjuti dengan proses hukum di Prancis.

“Semua informasi yang muncul akan dilanjutkan dengan proses hukum dan investigasi oleh otoritas pajak,” ujar Presiden Hollande, seperti dilansir AFP, Senin (4/4/2016).

Hollande berterima kasih kepada “sumber anonim” yang mendapatkan Panama Papers sehingga bisa dilihat oleh seluruh dunia.

“Kemunculan (Panama Papers) ini merupakan berita baik karena akan menghasilkan pemasukan pajak dari mereka yang mengemplang,” sambung dia.

Sang Presiden mengatakan pada 2015 pihaknya menemukan beberapa warga yang menyembunyikan USD22,7 miliar dari otoritas pajak Prancis. Pemerintah berhasil mendapatkan USD12 miliar dari total itu, meski serangkaian kasus tersebut tidak terkait Panama Papaers.

“Saya berterima kasih kepada para whistleblower dan media yang mengambil tindakan. Saya yakin para investigator siap dan menunggu untuk mempelajari Panama Papers,” ucap Hollande.

Berukuran sekitar 2,6 terabyte, dokumen bernama Panama Papers ini berasal dari sebuah perusahaan kecil bernama Mossack Fonseca yang bermarkas di Panama. Panama Papers yang berisi sekitar 11 juta dokumen berhasil didapatkan seorang sumber anonim dari surat kabar Sueddeutsche Zeitung asal Jerman, yang kemudian dibagikan ke seluruh dunia oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) pada 3 April.

Panama Papers meliputi aktivitas keuangan sejak 40 tahun ke belakang, termasuk yang dilakukan 72 mantan atau kepala negara yang masih aktif hingga saat ini.

Sebagian besar data dalam Panama Papers menyebutkan secara detail bagaimana tokoh dunia membuat rekening di luar negeri atau mendirikan perusahaan nonaktif/fiktif (shell company) untuk menimbun kekayaan, mencuci uang atau menghindari pajak.

loading...