HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Jam Malam Diterapkan Pasca Kerusuhan Baru Pecah di Turki

6

HARIANACEH.co.id – Pemerintah Turki menerapkan jam malam di Kota Silopi. Jam malam diterapkan setelah kerusuhan baru pecah.

Kerusuhan yang terjadi telah menewaskan seorang petugas keamanan dan melukai empat lainnya. Namun saksi menyebutkan suara tembakan masih terdengar di kota yang dekat dengan perbatasan Irak.

“Jam malam di Silopi dimulai pada pukul 4.30 pagi, Selasa 4 April. Pengumuman jam malam ini dilakukan melalui masjid dan kendaraan polisi,” ujar pihak Kepolisian Turki, seperti dikutip Reuters, Selasa (5/4/2016).

Selama dua dekade terakhir, wilayah tersebut dilanda kekerasan. Pembicaraan damai dengan pihak pemberontak Partai Pekerja Turki (PKK) berakhir dengan buruk pada 2015 lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pun menolak untuk memulai kembali perundingan.

Kekerasan antara pihak yang bertikai pun masih terus terjadi hingga saat ini. Kota Nusaybin, dekat perbatasan Suriah, dilanda serangan roket PKK yang menewaskan seorang perwira militer dan prajurit lainnya pada Senin 4 April.

Sementara dua anggota polisi lainnya terluka dalam serangan bom di Distrik Lice, Provinsi Diyarbakir.

Lebih dari 40 ribu orang tewas dalam konflik yang dimulai sejak 1984 itu. Saat itu PKK pertama kali mengangkat senjata melawan pemerintah.

PKK sendiri dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh pihak Turki, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa. Tetapi bersikeras berperang untuk kepentingan etnis Kurdi.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time