HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ini Dia Obat dan Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

6

HARIANACEH.co.id – Beberapa jenis makanan membuat fungsi obat tidak bekerja sebagaimana mestinya. Bahkan, menimbulkan efek samping berbahaya.

Berikut jenis makanan dan obat yang tidak dianjurkan dikonsumsi secara bersamaan.

1. Kopi dan obat asma

Obat asma sejenis Bronkodilator membantu pasien untuk bernapas lebih mudah. Cara kerja obat ini yakni dengan merelaksasi otot di dalam paru-paru dan melebarkan saluran udara.

Meski demikian, obat ini memberi beberapa efek samping, berupa gugup dan jantung berdebar. Jika dicampur dengan kopi yang mengandung kafein, maka efek akan meningkat.

2. Pisang dan obat tekanan darah

Pisang mengandung kalium. Buah ini tidak baik dikonsumsi berbarengan dengan obat darah tinggi atau darah rendah. Misalnya, katopril.

Pencampuran makanan tinggi kalium dengan obat-obatan tersebut meningkatkan denyut jantung, membuat ritmenya menjadi tidak teratur, sehingga pasien merasakan jantung berdebar.

3. Alkohol dengan antihistamin

Mengonsumsi obat-obatan dan alkohol sangat tidak dianjurkan. Apalagi, Anda mengonsumsinya bersama antihistamin, obat diabetes, dan obat penghilang nyeri.  Kombinasi antara alkohol, parasetamol, dan kafein membuat hati bekerja lebih keras.

4. Sayuran hijau dan anticoagulan

Kandungan vitamin K yang tinggi dalam sayuran hijau tidak dianjurkan dikonsumsi bersamaan dengan obat yang dirancang untuk mencegah pembekuan darah, misalnya Warfarin. Sebab, konsumsi Warfarin berbarengan dengan sayuran hijau akan membuat vitamin K kehilangan fungsi.

5. Akar manis hitam dan obat jantung

Akar manis menurunkan kalium dalam tubuh. Efeknya berbahaya bagi pasien dengan kondisi jantung tertentu.

6. Jeruk Bali dan statin

Jika Anda sedang minum obat Statin untuk menurunkan tekanan darah, sebaiknya hindari makan jeruk Bali untuk dikonsumsi secara bersamaan. Buah ini mengandung zat kimia yang akan menghentikan reaksi tubuh terhadap statin. Efek lain, Anda akan mengalami nyeri otot dan rasa sakit.

7. Susu dan antibiotik

Susu menghalangi penyerapan obat-obatan oleh tubuh.  Jika Anda minum antibiotik bersama susu, maka manfaat antibiotik akan hilang.

8. Jeruk nipis dan obat batuk

Jeruk nipis mengganggu proses pemecahan obat yang mengandung dekstrometorfan. Hal tersebut menimbulkan efek samping seperi halusinasi dan mengantuk. Hindari mengonsumsi jeruk nipis selama 24 jam setelah Anda minum obat batuk.

9. Salmon asap dan obat antidepresi

Jika obat antidepresi yang Anda konsumsi mengandung monoamine oxidase inhibitor (MAOI), sebaiknya hindari konsumsi salmon asap karena makanan tersebut mengandung senyawa tiramin yang akanmerusak asam amino. Akibatnya, tekanan darah menjadi tinggi dan berbahaya.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time