HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Perusahaan Pengembang Nuklir Korut Dibantu Mossack Fonseca

4

HARIANACEH.co.id – Firma hukum Mossack Fonseca yang dokumen rahasia dibobol oleh peretas, diketahui membantu perusahaan yang terkait program nuklir Korea Utara (Korut).

Mossack Fonseca merupakan firma hukum yang berada di balik dokumen ‘Panama Papers’. Sekitar 11 juta dokumen rahasia bocor dari firma tersebut, dan berisi dugaan pencucian uang serta pembentukan perusahaan bayangan.

BBC pada Selasa 5 April menyebutkan bahwa Mossack Fonseca bekerja bersama 33 individu atau perusahaan yang dikenai sanksi oleh Kementerian Keuangan AS. Beberapa dari perusahaan tersebut berbasis di Iran, Zimbabwe dan Korut.

Pihak Mossack Fonseca bersikeras bahwa pihaknya tidak berbuat salah dan sudah didekati selama lebih dari 40 tahun. Mereka juga menegaskan kerap menolak bekerja dengan klien yang masuk dalam daftar sanksi internasional.

“Namun berdasarkan dokumen yang bocor, terlihat indikasi bahwa perusahaan yang terdaftar oleh Mossack Fonseca dan beroperasi di luar negeri menggunakan nama yang sama. Ini mengartikan bahwa identitas asli dari pemiliknya sangat sulit dilacak karena tidak termasuk dalam dokumen publik,” sebut BBC, Selasa (5/4/2016).

“Beberapa dari perusahaan itu terdaftar sebelum sanksi diterapkan. Tetapi di beberapa kasus, Mossack Fonseca bertindak sebagai perusahaan bayangan bagi perusahaan yang masuk dalam daftar hitam ini,” lanjut pernyataan BBC.

Salah satu perusahaan yang dimaksud adalah DCB Finance yang didirikan pada 2006. Pemilik dan jajaran direksinya diketahui memiliki basis operasi di Ibu Kota Korut, Pyongyang.

Perusahaan itu kemudian diberikan sanksi oleh Kementerian Keuangan AS karena menggalang dana untuk Pemerintah Korut. Mereka juga terkait dengan sebuah bank yang membantu program nuklir Korut.

Dokumen yang bocor juga mengungkapkan pemilik dari DCB Finance adalah pejabat Korut, Kim Chol Sam dan bankir Inggris Nigel Cowie. Cowie juga CEO dari Daedong Credit Bank, yang diberikan sanksi oleh AS.

Mossack Fonseca diketahui menjadikan DCB sebagai klien mereka pada September 2010. Namun Cowie sendiri bebas dari sanksi tersebut.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time