HARIANACEH.co.id — Pemerintah AS rela mengeluarkan puluhan ribu dollar untuk membayar IBM untuk membuat sebuah software yang sangat sederhana yang dapat dibuat pengembang aplikasi pemula.

Dokumen yang didapatkan pengembang Kevin Burke melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi (FOIA) menunjukkan bahwa Badan Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) membayar IBM USD336,413 untuk “pengembangan aplikasi mobile“. Sebesar USD47 ribu dari dana tersebut dialokasikan untuk membayar IBM untuk membuat sebuah softwarerandomization untuk TSA.

Aplikasi ini, yang dapat Anda lihat pada video di bawah ini, pada dasarnya berfungsi untuk menampilkan angka secara random, untuk mengarahkan penumpang ke jalur kiri atau kanan pada pemeriksaaan di bandara.

Baca Juga:  TV Generasi Terbaru Besutan Apple Akan Dirilis September Tahun Ini

Banyak orang menyebutkan, aplikasi seperti itu dapat dengan mudah dibuat programmer pemula. Seperti disebutkan Mashable, membuat aplikasi randomization biasanya adalah salah satu pelajaran yang harus dikuasai programmer pemula.

Meskipun begitu, TSA menghabiskan puluhan ribu USD untuk membuat aplikasi ini.

Sementara catatan lainnya menunjukkan bahwa aplikasi randomization tersebut merupakan bagian dari kontrak dengan IBM yang bernilai USD1.4 juta.

Total biaya pengembangan aplikasi randomization tersebut adalah USD47,400 kata juru bicara TSA kepada Mashable, yang merupakan bagian dari kontrak senilai USD336,413. Namun, dia menolak untuk menjelaskan detail dari kontrak tersebut.

Tidak tertutup kemungkinan, dengan membayar USD47,400, TSA juga sudah mendapatkan tablet yang diperlukan, sehingga pembuatan software sederhana seperti itu memerlukan biaya yang tidak murah.

Baca Juga:  Tempat yang Anda Kunjungi Kini Ditampilkan oleh Google Maps

Inilah video mengenai aplikasi randomization dari IBM untuk TSA.

loading...