HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gugatan Perdata Fahri Hamzah Dihadapi Santai DPP PKS

4

HARIANACEH.co.id – Fahri Hamzah resmi mengajukan gugatan perdata terhadap PKS di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. PKS santai menghadapi gugatan tersebut.

“Kita akan merespons ketika surat dari Pengadilan Negeri kami terima, sekitar 10 sampai 14 hari dari waktu daftar gugatan,” kata Ketua Departemen Bidang Hukum DPP PKS Zainudin Paru, Rabu (6/4/2016).

Zainudin mengaku sudah menyiapkan semua bahan untuk menjawab gugatan mantan kader PKS tersebut. Zainudin meyakini gugatan Fahri tersebut akan dimentahkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Kami punya pengalaman saat berhadapan dengan Yusuf Supendi. Dia itu pendiri partai juga, tapi kalah di pengadilan,” ungkap dia.

Zainudin enggan merinci terkait materi yang ia siapkan. Begitu pun dengan jumlah pengacara yang disiapkan PKS untuk menghadapi Fahri. “Tidak perlu berapa jumlah pengacara. Yang penting substansi dari keberadaan pengacara tersebut. Kalau hanya satu pengacara dan substansinya bagus, kenapa tidak,” tukas dia.

Fahri diberhentikan DPP PKS berdasarkan Surat Keputusan Nomor 463/SKEP/DPP-PKS/1437 tertanggal 1 April 2016. Selasa, 5 April, Fahri melalui kuasa hukumnya Mujahid A Latief mendaftarkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan tersebut sudah teregister dengan Nomor: 214/pdt.15/2016/PN.Jkt.Sel.

Ada tiga pihak yang digugat Fahri di struktur DPP PKS. Adalah Presiden PKS Sohibul Iman, Majelis Tahkim (mahkamah partai) dan Badan Penegak Disiplin Organisasi PKS (BPDO).

Fahri merasa pemberhentiannya itu melawan hukum dan menimbulkan kerugian bagi Fahri. Pasal yang digunakan dalam gugatan ini adalah Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time