HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Inilah Hal-Hal Yang Perlu Diketahui Soal Panama Papers

6

HARIANACEH.co.id – Munculnya dokumen Panama Papers menimbulkan gelombang kejutan yang cukup besar di seluruh dunia. Panama Papers yang disebarkan oleh International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) menyatakan bahwa banyak pejabat top di dunia menyembunyikan kekayaan rahasia mereka melalui perusahaan bayangan (offshore/shell company).

Seperti dikutip CNN, Rabu (6/4/2016), penyelidikan ini didasarkan pada lebih dari 11 juta email, data pelanggan dan catatan yang diduga bocor dari Mossack Fonseca, sebuah firma hukum yang berbasis di Panama.

Berikut adalah tujuh hal yang perlu Anda ketahui tentang Panama Papers:

1. Apa yang terbaru?

Publikasi Panama Papers memicu krisis pemerintahan di Islandia, di mana Perdana Menteri Sigmundur David Gunnlaugsson baru saja mundur dari jabatannya. Namanya muncul di Panama Papers, menuding dirinya menyembunyikan kekayaan di perusahaan offshore.

Di Tiongkok, media menyensor secara online dan membatasi hasil pencarian juga diskusi Panama Papers dan Panama. Mereka memblokade semua akses terkait Panama Papers setelah Presiden Tiongkok, Xi Jinping disebutkan dalam daftar Panama Papers.

2. Siapa yang berada di dalam daftar Panama Papers?

Dokumen ini mencatut beberapa nama besar di dunia, seperti rekan-rekan terdekat dari Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Argentina Mauricio Macri, ayah dari Perdana Menteri Inggis David Cameron, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, FIFA, hingga pesepakbola Lionel Messi.

3. Apa tanggapan mereka?

Sebagian pemimpin dunia, pejabat dan tokoh masyarakat yang namanya disebutkan dalam Panama Papers merespons dengan kemarahan. Mereka menyangkal telah menyembunyikan kekayaan dan aset mereka di perusahaan offshore.

“Saya tidak memiliki saham, tidak ada perusahaan lepas pantai. Tidak seperti itu dan saya pikir itu adalah deskripsi yang jelas,” tegas PM Inggris, David Cameron.

4. Apakah ini sebuah perusahaan shell atau rekening luar negeri ilegal?

Belum tentu. Ada alasan sah untuk mendirikan sebuah perusahaan shell, misalnya untuk menjalankan bisnis internasional. Tujuan perusahaan shell dan rekening di luar negeri sendiri dapat digunakan untuk menyembunyikan asal usul keuangan dan dapat digunakan untuk pencucian uang.

Laporan dari ICIJ mengklaim bahwa setidaknya 33 klien dari Mossack Fonseca adalah orang-orang dan perusahaan yang di black list oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) karena memiliki link ke perdagangan narkoba dan terorisme.

5. Siapa Mossack Fonseca?

Kantor Mossack Fonseca di Panama
Kantor Mossack Fonseca di Panama. (AFP)

Mossack Fonseca adalah firma hukum yang berbasis di Panama yang khusus untuk membantu pelanggan memasukkan perusahaan dalam yurisdiksi lepas pantai. Laporan Mossack Fonseca digambarkan sebagai salah satu dari lima grosir terbesar di dunia terkait kerahasiaan lepas pantai.

Mossack Fonseca memiliki sekitar 40 kantor di dunia, termasuk beberapa di Tiongkok dan di negara-negara yang teridentifikasi sebagai tax haven oleh Komisi Eropa, seperti Bahama, Kepulauan Virgin, Seychelles dan Anguilla.

Ramon Fonseca, co-founder dari perusahaan mengatakan bahwa dokumen yang diterbitkan adalah asli. Laporan Panama Papers ini akan mengungkap bagaimana kecurangan yang dilakukan banyak pengusaha bahkan pemimpin dunia dengan dibantu para jurnalis di seluruh dunia.

6. Mengapa hal ini tiba-tiba muncul ke permukaan?

Laporan ini muncul pada saat tekanan untuk menindak penggelapan pajak global dan pencucian uang semakin besar. Organisasi internasional pun telah setuju dengan aturan transparasi baru.  Politikus pun meningkatkan tekanan bagi para pengusaha untuk mulai membayar pajak.

7. Mengapa Panama?

The International Monetary Fund mengatakan bahwa perekonomian terbuka berada di Panama. Panama adalah lokasi strategis dan dapat dikembangkan oleh perusahaan offshore. Panama ditargetkan menjadi lokasi utama untuk melakukan pencucian uang.

loading...