HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Penjualan iPhone Bekas Apple di India Menuai Masalah

8

HARIANACEH.co.id – Rencana Apple untuk menjual iPhone bekas di India mungkin tidak akan berjalan semulus harapan Apple.

Saat ini, Apple dilawan oleh para vendor smartphone lain yang khawatir jika rencana Apple sukses, maka hal ini akan menghalangi perkembangan manufaktur lokal, mengurangi tingkat daur ulang, dan juga merusak pasar.

“Kenapa mempertimbangkan impor ponsel bekas ketika impor barang lain seperti mobil dihalang-halangi oleh 300 persen pajak,” kata Ravinder Zutshi, Chairman dari Dewan Komunikasi dan Mobile, yang baru saja dibentuk.

Seperti yang disebutkan oleh Cult of Mac, dewan tersebut terdiri dari perusahaan-perusahaan smartphone seperti Micromax, Intex dan Samsung, yang merupakan beberapa mereksmartphone terbesar di India.

Saat ini, Apple hanya memiliki 2 persen pangsa pasar di pasar India, dimana 4 dari 5 ponsel yang terjual dihargai kurang dari USD150 dan sebuah smartphone bermerek dapat dibeli dengan harga USD35.

Perusahaan-perusahaan asal Barat telah sejak lama berusaha untuk menembus pasar India dengan menawarkan produk “khusus India” yang memiliki harga yang lebih terjangkau.

Apple memiliki 2 cara jika ingin masuk ke pasar India. Cara pertama adalah menurunkan harga iPhone sehingga masyarakat tertarik untuk membeli. Cara kedua adalah memperkenalkan smartphone dengan harga yang lebih murah seperti iPhone SE.

Sayangnya, jika Apple terlalu menurunkan harga iPhone mereka, hal ini justru akan merusak citra mereka sebagai merek premium.

Meskipun rencana ini adalah rencana yang baik untuk Apple, hal itu bukan berarti mereka tidak menemui masalah. Di tahun lalu, Apple telah meminta izin untuk mengimpor iPhone yang telah digunakan. Permintaan Apple ini lalu ditolak oleh Menteri Lingkungan India. Sekarang, Apple kembali mencoba untuk mendapatkan izin tersebut.

loading...