HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Presiden AS: Pengemplangan Pajak adalah Masalah Besar

7

HARIANACEH.co.id – Merespons untuk kali pertama terhadap kasus Panama Papers, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan kerugian akibat pengemplangan pajak berskala global mungkin dapat mencapai triliunan dolar.

“Tidak diragukan lagi pengemplangan pajak global, secara umum, adalah masalah besar,” ujar Obama, yang mengatakan isu semacam ini pernah dibahas dalam pertemuan G7 dan G20, seperti dilansir AFP, Selasa (5/4/2016)

Pengemplangan pajak dinilai sebagai sebuah masalah besar karena beberapa elemennya tidak ilegal. Pengemplangan pajak, kata Obama, bisa terjadi karena adanya celah dalam sistem keuangan yang dapat dimanfaatkan seseorang.

“Akan selalu ada pergerakan uang mencurigakan di seluruh dunia. Kita seharusnya dapat mempersulitnya. Kita juga seharusnya melarang adanya transaksi dengan tujuan menghindari pajak,” tutur Obama.

Obama meminta Kementerian Keuangan AS untuk melakukan sesuatu dalam menyikapi kasus Panama Papers. “Hal paling mendasar adalah memastikan semua orang membayar kewajibannya,” kata dia.

Berukuran sekitar 2,6 terabyte, dokumen bernama Panama Papers ini berasal dari sebuah perusahaan kecil bernama Mossack Fonseca yang bermarkas di Panama. Panama Papers berhasil didapatkan seorang sumber anonim dari surat kabar Sueddeutsche Zeitung asal Jerman, yang kemudian dibagikan ke seluruh dunia oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) pada 3 April.

Panama Papers meliputi aktivitas keuangan sejak 40 tahun ke belakang, termasuk yang dilakukan 72 mantan atau kepala negara yang masih aktif hingga saat ini.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat